Aparatur Desa Didorong Kuliah di Universitas Cordova

0

Sumbawa Barat. Radio Arki – Pemerintah Daerah akan membantu eksistensi Universitas Cordova dengan mendorong aparatur terutama aparatur desa untuk kuliah di universitas tersebut.

Demikian diungkapkan Wakil Bupati Sumbawa Barat dalam sosialisasi peningkatan sumber daya manusia (SDM) KSB bersama Universitas Cordova Indonesia di Aula Gedung Graha Praja Setda KSB, Rabu siang (11/09/19). Hadir Kepala Desa, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se KSB dan perwakilan pegawai tidak tetap sebagai peserta sosialisasi.

Dikatakan Wabup, Bupati telah mengambil kebijakan dalam mendukung peningkatan SDM KSB. Asisten Ekonomi Pembangunan ditugaskan menyusun regulasinya.

Kepala Desa dan BPD harus berpartisipasi menguliahkan aparaturnya ke Universitas Cordova, karena harus diakui SDM di Pemerintah Desa masih kurang. Untuk itu, Cordova juga harus berbenah, mulai dari fasilitas termasuk SDM. Sehingga akan banyak masyarakat KSB yang kuliah di Cordova.

‘’Ini bukan kebutuhan eksistensi Cordova, tetapi kebutuhan peningkatan SDM kita, aparatur desa termasuk aparatur Pemda, karena ada yang seharusnya bisa mendapat jabatan, tetapi karena terkendala tidak sarjana, maka tidak bisa menduduki jabatan,” kata Wabup.

Rektor Cordova Indonesia, Dr. K.H. Zulkifli Muhadli, S.H., M.M mengatakan, pihaknya mengapresiasi dan bersyukur atas perhatian Pemda di dunia pendidikan di KSB, termasuk untuk pondok pesantren.

Upaya itu merupakan upaya meningkatkan SDM daerah. Penyiapan SDM unggul sangat penting untuk kemajuan daerah mendatang. Daerah tidak mungkin bertahan dengan sumber daya alam yang akan habis.

‘’Dari dulu saya mengatakan, pindahkan emas di perut bumi ke otak manusia KSB, emas itu akan habis, tetapi otak manusialah yang nantinya akan menciptakan emas,” kata K.H. Zulkifli.

Ia menambahkan, Universitas Cordova mendapat program beasiswa dari Gubenur NTB tahun 2019, yakni beasiswa untuk melaksanakan perkuliahan pada jurusan Teknik Pertambangan sebanyak 100 orang. Untuk itu, kepada aparatur, masyarakat KSB yang ingin memanfaatkan beasiswa tersebut untuk mendaftarkan diri.

Selain jurusan Teknik Pertambangan, masih banyak jurusan lainnya, yakni Teknik Industri, Teknik Informatika, Teknik Sipil, Agribisnis, Perikanan dan Kelautan, Ekonomi Pembangunan, Ilmu Pemerintahan, Pendidikan Biologi, Pendidikan Bahasa Inggris, dan akan dibuka jurusan Ilmu Hukum, Pendidikan Agama Islam dan PGSD.

Sosialisasi ini mendapat respon positif dari sejumlah Kepala Desa. Bahkan sejumlah Kepala Desa siap menganggarkan dari APBDes untuk menyekolahkan aparaturnya termasuk warganya agar menjadi sarjana. (Enk. Radio Arki)

Leave A Reply