Pemda KSB Masih Kesulitan Menyusun PTO Agen PDPGR  

0

 

Sumbawa Barat. Radio Arki- Pemerintah daerah kabupaten Sumbawa Barat masih terus menggodok, dan kesulitan untuk menyusun Petunjuk Teknis Operasional (PTO) agen Program Daerah Pembangunan Gotong Royong (PDPGR). Padahal sejauh ini pemerintah daerah setempat telah mulai mengekskusi sejumlah program yang sangat strategis melalui program tersebut.

Kesulitan dalam menyusun PTO tersebut, dikatakan Bupati Sumbawa Barat, Dr.Ir W. Musyafirin adalah karena factor penganggaran bagi agen PDPGR, yang pasalnya saat ini masih terus dikomunikasikan dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) setempat.

“kita masih terus melakukan komunikasi dan koordinasi dengan BPK, untuk segera memberikan jawaban tentang mana yang boleh dikerjakan dan tidak boleh dikerjakan dalam system anggaran program tersebut. Agar niat yang baik ini bisa mendapatkan hasil yang positif di tengah masyarakat,” terang, Haji Firin, demikian ia Akrab disapa, kepada sejumlah insan media, belum lama ini.

Meski demikian, ia berharap semua unsur baik pemerintah dan masyarakat bisa berpikiran positif terhadap program tersebut. karena sebagai program baru, menurutnya, pasti selalu ada kekurangan dan kelemahan. Tetapi, dengan adanya optimisme dan rasa saling percaya, semangat percepatan pembangunan itu akan terus dikejar dalam pembanguan di Sumbawa Barat.

“kekurangan itu pasti ada. tetapi mari kita perbaiki sama-sama tanpa ada niat untuk saling menjatuhkan, karena pembangunan daerah butuh kerjasama semua pihak,” timpalnya

Seperti diketahui, pemerintah daerah Kabupatenn Sumbawa Barat telah meluncurkan peraturan daerah tentang Program Daerah Pembangunan Gotong Royong (PDPGR). Dan dengan program tersebut, pemerintah telah mulai meluncurkan berbagai program, sebut saja program Jambanisasi yang telah tuntas, dan Bedah Rumah tidak layak huni yang rencana akan dituntaskan pada tahun 2017 mendatang. (US-Arki Radio)

Leave A Reply