Brang Rea. Radio Arki — Suasana Desa Seminar Salit belakangan ini penuh dengan semangat kebersamaan. Warga bersama perangkat desa kompak bergotong royong merangkai dan memasang gapura desa. Kegiatan ini merupakan bagian dari Lomba Gapura yang digelar Kodim Sumbawa Barat, diikuti seluruh desa se-Kecamatan Brang Rea dalam rangka memeriahkan HUT ke-80 Republik Indonesia.
Bagi Desa Seminar Salit, lomba ini bukan sekadar memperindah pintu gerbang desa. Kepala Desa Seminar Salit, Khairuddin, menegaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi sarana memperkuat persatuan sekaligus menumbuhkan kebanggaan warga terhadap desanya.
“Desa Seminar Salit harus unggul, bukan hanya dari sisi keindahan gapura, tetapi juga dari semangat gotong royong warganya,” ujarnya.
Gotong royong dimulai sejak awal Agustus hingga menjelang penilaian pada 14 Agustus. Dari perencanaan, pembuatan ornamen, hingga pemasangan terakhir, semua dikerjakan bersama-sama dengan antusias. Banyak warga rela menyisihkan waktu di sela rutinitas mereka demi satu tujuan: mengharumkan nama Desa Seminar Salit hingga ke tingkat kabupaten.

Khairuddin pun optimis desanya mampu menjadi yang terbaik di Brang Rea.
“Semangat HUT RI ke-80 ini kami wujudkan melalui kerja sama dan persatuan. Kami yakin Desa Seminar Salit bisa tampil sebagai yang terdepan,” tegasnya.
Lomba gapura ini tidak hanya menghasilkan karya fisik yang indah, tetapi juga mempererat ikatan sosial antarwarga. Di balik cat, bambu, dan kain merah putih yang berkibar, tersimpan semangat gotong royong yang terus hidup di tengah masyarakat Desa Seminar Salit. (Adv/iwenk. Radio arki)
