ARKIFMNEWS

Operasi di Cafe Remang-Remang Taliwang, Lima Orang Positif Narkoba

Sumbawa Barat. Radio Arki – Keberadaan café remang-remang di Kecamatan Taliwang kembali disorot. Tempat hiburan malam yang kerap dianggap sebagai pusat penyakit masyarakat itu terbukti menyimpan persoalan serius.

Dalam operasi penertiban yang digelar Polres Sumbawa Barat bersama BNNK dan Kodim 1628 Sumbawa Barat pada Kamis malam, 21 Agustus 2025, lima orang terjaring positif narkoba setelah menjalani tes urine.

Operasi gabungan yang berlangsung mulai pukul 22.00 WITA hingga 01.00 WITA itu menyasar sejumlah tempat hiburan malam di Taliwang. Fokus utama kegiatan adalah pemeriksaan pengunjung dan pekerja café melalui tes urine sebagai langkah deteksi dini penyalahgunaan narkotika.

Hasil operasi menunjukkan café remang-remang masih menjadi titik rawan peredaran narkotika. Di Café EL, dari 25 orang yang diperiksa, 3 orang dinyatakan positif mengandung zat narkotika.

Sementara di Café Q, 2 dari 16 orang pengunjung dan pekerja juga terindikasi positif. Dengan demikian, total ada lima orang yang terbukti mengonsumsi narkotika.

Kasat Narkoba Polres Sumbawa Barat, Iptu I Made Mas Mahayuna, S.H., M.H., menegaskan bahwa kelima orang tersebut langsung diamankan untuk pendalaman lebih lanjut.

“Mereka dibawa ke Polres untuk pemeriksaan mendalam, termasuk menelusuri asal-usul dan jenis narkotika yang digunakan,” ungkapnya.

Menurut Iptu Mahayuna, operasi ini membuktikan bahwa café remang-remang bukan hanya sekadar tempat hiburan, tetapi juga berpotensi menjadi ruang bagi peredaran narkoba.

“Kegiatan ini bagian dari langkah preventif dan represif kami untuk menekan peredaran narkoba, khususnya di tempat-tempat hiburan malam yang berisiko tinggi,” tegasnya.

Selain menjadi ajang hiburan, café remang-remang juga sering dikaitkan dengan praktik prostitusi terselubung, yang semakin mempertegas keberadaannya sebagai ancaman bagi ketertiban sosial dan moral masyarakat Sumbawa Barat.

Operasi yang berlangsung selama tiga jam ini berjalan aman dan mendapat dukungan penuh dari BNNK dan TNI. Pihak kepolisian memastikan kegiatan serupa akan digelar secara rutin.

“Ke depan, operasi akan kami lakukan lebih intensif di semua café remang-remang. Kami ingin menutup ruang bagi peredaran narkotika di Sumbawa Barat,” tutup Iptu Mahayuna. (Admin02.RadioArki)

Related posts

1,5 Tahun Menjabat, Inilah Capaian Kepemimpinan Dr. Ir.H.W Musyafirin-Fud Syaifuddin, ST (1)

ArkiFM Friendly Radio

Muncul Cluster Baru, Positif Covid-19 di Lobar Meningkat Drastis

ArkiFM Friendly Radio

Damkarmat KSB Evakuasi Ular Pemangsa Merpati di Kandang Warga Arab Kenangan

ArkiFM Friendly Radio

Leave a Comment

You cannot copy content of this page