Sumbawa Barat. Radio Arki – Kerja sama layanan Medical Check-Up (MCU) antara RSUD Asy-Syifa’ Sumbawa Barat dan PT Amman Mineral Nusa Tenggara ditargetkan mulai berjalan pada April 2026.
Saat ini, pihak rumah sakit mengaku telah siap secara penuh dan hanya menunggu tahapan administratif dari pemerintah pusat.
Direktur RSUD Asy-Syifa’ Sumbawa Barat, Andy Suhairi, menegaskan bahwa seluruh persiapan internal telah dirampungkan, baik dari sisi fasilitas maupun sumber daya manusia.
“Kalau dari kami sudah beres, kesiapan juga sangat siap,” ujarnya, saat dikonfirmasi usai paripurna DPRD KSB, Senin, 30 Maret 2026.
Menurut Andy, dorongan percepatan pelaksanaan kerja sama tersebut juga datang langsung dari kepala daerah.
Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat menginginkan layanan MCU bagi karyawan Amman sudah bisa direalisasikan mulai April mendatang.
“Bupati minta per April, kita tinggal tunggu surat dari Kemenaker,” lanjutnya.
Meski kesiapan teknis dinilai tidak lagi menjadi kendala, proses kerja sama ini masih bergantung pada keluarnya Sk dari Kemenaker
Rencana kerja sama MCU ini merupakan bagian dari upaya sinergi antara sektor industri dan layanan kesehatan daerah.
Sebelumnya, penjajakan kerja sama telah dilakukan melalui pertemuan antara manajemen RSUD dan pihak Amman untuk menghadirkan layanan kesehatan yang terstandar bagi karyawan perusahaan.
Pada hari Selasa, 17 Maret 2026, Bupati H. Amar Nurmansyah, ST., M.Si bersama perwakilan PT Amman meninjau langsung kesiapan RSUD Asy-Syifa’ dalam pelayanan Medical Check Up (MCU) bagi karyawan.
Mulai dari tenaga medis, fasilitas, hingga sarana prasarana dipastikan siap memberikan layanan terbaik, profesional, dan sesuai standar.
Selain meningkatkan kualitas layanan kesehatan kerja, kolaborasi ini juga dinilai membawa dampak strategis bagi daerah.
RSUD Asy-Syifa’ disebut memiliki kapasitas untuk menjadi mitra resmi dalam penyelenggaraan MCU, sekaligus memperkuat peran fasilitas kesehatan lokal. (Admin02.Radio Arki)
