ARKIFMNEWS

Mayat Terapung di Perairan Kertasari Dipastikan Nelayan Pulau Bungin

Sumbawa Barat. Radio Arki – Sosok mayat yang ditemukan terapung di perairan Pulau 1 Kertasari, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), dipastikan merupakan nelayan asal Desa Pulau Bungin, Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa, yang sebelumnya dilaporkan hilang saat melaut.

Korban diketahui bernama Mallayoan (70), warga Dusun Sekatek, Desa Pulau Bungin, Kecamatan Alas.

Korban sebelumnya dilaporkan hilang sejak Kamis (21/5/2026) sekitar pukul 17.00 Wita usai pergi memancing seorang diri menggunakan sampan dari Pulau Bungin.

Namun hingga Jumat (22/5/2026) pagi, korban tak kunjung pulang. Warga dan keluarga kemudian melakukan pencarian di sekitar perairan Pulau Bungin.

Dalam pencarian tersebut, warga menemukan sampan milik korban di bagian barat perairan Pulau Bungin dalam kondisi rusak dan nyaris tenggelam.

Temuan itu lalu dilaporkan pihak keluarga melalui kepala desa setempat ke Pos Polairud Alas dan Basarnas Sumbawa untuk dilakukan pencarian lebih lanjut.

Pada Jumat siang sekitar pukul 13.00 Wita, personel KP XXI-2014 Satpolairud Polres Sumbawa bersama Basarnas Sumbawa dan masyarakat mulai melakukan pencarian hari pertama di sekitar lokasi ditemukannya sampan korban.

Pencarian berlangsung selama beberapa hari hingga akhirnya korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia terapung di sekitar Pulau 1 Kertasari pada Ahad (24/5/2026).

Sebelumnya, tim gabungan BPBD KSB, TNI, Polri, Damkarmat, serta nelayan setempat mengevakuasi jenazah korban dari lokasi penemuan menuju Pantai Labuhan Lalar sebelum dibawa ke RSUD Asy-Syifa Sumbawa Barat.

Kepala Pelaksana BPBD KSB, Abdullah, mengatakan proses identifikasi dilakukan oleh Tim Inafis Polres Sumbawa Barat bersama pihak keluarga.

“Korban diduga warga Pulau Bungin yang hilang sejak Jumat lalu. Setelah dilakukan identifikasi oleh keluarga, korban dipastikan adalah nelayan asal Pulau Bungin,” kata Abdullah.

Jenazah tiba di RSUD Asy-Syifa sekitar pukul 13.15 Wita dan langsung dibawa ke ruang mayat untuk proses visum. (Admin02.RadioArki)

Related posts

Pembentukan PPS, KAHMI Connection Sumbawa Barat : Ini Langkah Strategis Untuk Kesejahteraan

ArkiFM Friendly Radio

Empat Dokter Sekolah Spesialis Akan Kembali Bertugas di KSB

ArkiFM Friendly Radio

KPU Gelar Refleksi dan Evaluasi Pilkada KSB

ArkiFM Friendly Radio

Leave a Comment

You cannot copy content of this page