keterangan poto : kepala Bulog Sumbawa, Zuhri Hanafi
Sumbawa. Radio arki – Pemerintah kembali menggelontorkan program bantuan pangan beras tahun 2025 untuk jutaan keluarga penerima manfaat di seluruh Indonesia. Di Kabupaten Sumbawa, Perum Bulog memastikan bantuan beras gratis sebanyak 20 kilogram per keluarga akan segera disalurkan. Untuk itu otoritas bulog memberikan peringatan keras agar desa tidak bermain dengan data penerima.
“Stok kami aman, bahkan lebih dari cukup untuk menjamin kelancaran program ini. Kami telah siap 100 persen menyalurkan bantuan sesuai instruksi dari pusat,” tegas Kepala Perum Bulog Sumbawa, Zuhri Hanafi, saat ditemui di gudang Bulog, Rabu (10/7).
Penugasan resmi ini tertuang dalam Surat Nomor 170/TS.03.03/K/7/2025 dari Badan Pangan Nasional (NFA), dengan skema penyaluran langsung dua bulan sekaligus, yakni alokasi Juni dan Juli. Artinya, setiap penerima manfaat akan mendapatkan 20 kilogram beras dalam satu waktu. Proses distribusi ditargetkan rampung paling lambat 31 Juli 2025.
Untuk memperlancar distribusi, Bulog Sumbawa juga menggandeng transporter JPL dan menerapkan sistem berbasis aplikasi guna memastikan bantuan diterima tepat sasaran.
“Kami bekerja sama dengan pihak ketiga, tapi seluruh kontrol dan tanggung jawab tetap di tangan Bulog,” tegas Zuhri.
Bulog Sumbawa juga telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Sumbawa, TNI, dan Polri. Saat ini, pihaknya hanya menunggu jadwal resmi peluncuran program oleh Bupati Sumbawa, Ir. Syarafuddin Jarot, M.P.
“Kami gunakan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dari Kemensos dan BPS yang diserahkan melalui Bappenas. Jika ada penerima yang sudah pindah atau meninggal, desa boleh mengganti, tapi harus sesuai kriteria. Jangan karena keluarga atau kedekatan. Kalau salah ganti, bisa timbul konflik,” tegas Zuhri.
“Kami dari Bulog berkomitmen penuh, dan berharap semua pihak, khususnya pemerintah desa, dapat bersinergi demi suksesnya program ini,” pungkasnya. (Yd. Radi0 arki)
