OLAH RAGA

PON 2028 Jadi Target, PSSI NTB Rancang Revolusi Sepak Bola Daerah!

Sumbawa. Radio Arki  – Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Nusa Tenggara Barat (NTB) mulai memacu transformasi besar-besaran atau revolusi dalam pembinaan sepak bola menuju PON 2028. Persiapan ini pasalnya menjadi bagian dari target dalam ajang bergengsi itu, apalagi NTB bersama Nusa Tenggara Timur (NTT) telah ditunjuk sebagai tuan rumah bersama dalam ajang olahraga terbesar di Indonesia itu.  

Wakil Ketua Asprov PSSI NTB, Hj. Suhaimi mengungkapkan bahwa pihaknya tengah merancang “revolusi sistemik” pembinaan atlet dari akar rumput, dimulai dengan menginstruksikan seluruh Asosiasi Kabupaten atau kota PSSI (Askab/Askot) di NTB untuk menyelenggarakan turnamen enyu sebagai ajang pencarian bakat.

“Gerakan ini bukan sekadar rutinitas tahunan. Ini enyus lompatan besar untuk menyatukan kekuatan Askab, klub, dan SSB dalam membentuk generasi emas NTB untuk PON 2028,” ujar Suhaimi, Senin (4/8/2025).

Ia menambahkan, pemain-pemain terbaik hasil turnamen enyu akan dipantau dan diseleksi melalui serangkaian kompetisi resmi, termasuk Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) NTB. Ajang tersebut akan menjadi titik krusial dalam enyusun kerangka tim PON.

“PORPROV bukan hanya turnamen, tapi momen evaluasi besar untuk menentukan siapa yang benar-benar siap mewakili NTB di ajang nasional,” tegasnya.

Langkah Konkret Dimulai dari Sumbawa

Sementara itu, Ketua Askab PSSI Sumbawa, H. Jati Siswanto mengaku bahwa pihaknya telah langsung menindaklanjuti instruksi Asprov dengan melakukan pendataan atlet dari berbagai sekolah sepak bola (SSB) di Kabupaten Sumbawa. Selain itu dalam setiap turnamen local yang di selenggarakan di Sumbawa, Askab akan selalu melakukan pemantauan secara seksama.

Ketua Askab PSSI Sumbawa, H. Jati Siswanto (sumber. Radio Arki)

“Ini bagian dari revolusi sepak bola daerah yang dimulai dari bawah. Kami sudah bergerak cepat, dan ajang Porkab yang akan digelar September nanti akan jadi panggung seleksi pertama,”terangnya.

Tak hanya soal kompetisi, Askab Sumbawa juga menyambut baik rencana pemerintah daerah untuk merenovasi stadion sebagai infrastruktur penunjang.  Karena dengan fasilitas yang layak, maka akan dapat mempercepat kemajuan pembinaan.

“Ini sinyal kuat bahwa sepak bola Sumbawa dan NTB sedang naik kelas,” tukasnya.

Revolusi yang digagas Asprov PSSI NTB ini, lanjutnya mengedepankan kolaborasi menyeluruh antara federasi, klub, Sekolah Sepak Bola (SSB) dan pemerintah daerah. Tujuannya yaitu menciptakan tim sepak bola NTB yang bukan hanya tampil, tapi mampu bersaing di level tertinggi pada PON 2028. Apalagi melihat waktu persiapan yang cukup dan pola pembinaan yang merata, Asprop PSSI NTB tak akan sangat realistis jika dapat menorehkan prestasi di cabang sepak bola. (Yd. Radio Arki)

Related posts

Timnas Vs Thailand, Perkiraan Pemain dan Fakta Penting Lain

ArkiFM Friendly Radio

Marquez Tak Menutup Kemungkinan Hengkang dari Honda

ArkiFM Friendly Radio

Manchester United Ditahan Rostov, Mourinho Punya Keluhan Baru

Leave a Comment

You cannot copy content of this page