ARKIFMKesehatanNEWS

Dukung Inovasi Layanan Kesehatan Ibu dan Anak, Bupati Amar Luncurkan Aplikasi “SIGAP IBU”

Sumbawa Barat. Radio Arki – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat memperkuat layanan kesehatan ibu dan anak melalui inovasi digital. Dalam momentum peringatan HUT Kabupaten Sumbawa Barat ke-22 sekaligus Hari Kesehatan Nasional ke-61 Tahun 2025, Bupati H. Amar Nurmansyah, ST., M.Si secara resmi meluncurkan aplikasi “SIGAP IBU” (Sistem Informasi Gawat Darurat Ibu Hamil), di Gedung Bukit Bintang, Taliwang, Rabu, 30 Oktober 2025.

Aplikasi ini dirancang sebagai terobosan untuk mempercepat penanganan kondisi gawat darurat ibu hamil melalui sistem terintegrasi dengan Tim Reaksi Cepat (TRC) Ambulan. Dengan fitur pelaporan cepat dan koordinasi lintas fasilitas kesehatan, “SIGAP IBU” diharapkan mampu meminimalkan risiko keterlambatan penanganan medis, terutama bagi ibu hamil di wilayah terpencil.

H. Amar Nurmansyah menyampaikan apresiasi kepada jajaran Dinas Kesehatan atas inovasi yang terus dilakukan dalam memperkuat sistem pelayanan kesehatan masyarakat. Ia menegaskan bahwa keberhasilan menurunkan AKI dan AKB tidak dapat dicapai hanya oleh sektor kesehatan semata, tetapi membutuhkan dukungan keluarga dan lingkungan sosial.

“Perlindungan terhadap ibu hamil tidak hanya tanggung jawab tenaga kesehatan, tetapi juga tanggung jawab kita semua. Dukungan keluarga dan masyarakat sangat menentukan keselamatan ibu dan bayi,” ujarnya.

Bupati juga menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi melalui aplikasi “SIGAP IBU” sebagai bentuk adaptasi terhadap perkembangan zaman. Ia meminta seluruh bidan, petugas puskesmas, dan perangkat daerah segera mengoptimalkan penggunaan aplikasi tersebut agar layanan gawat darurat bagi ibu hamil dapat lebih cepat, tepat, dan terkoordinasi.

“Saya minta aplikasi ini tidak hanya menjadi simbol inovasi, tetapi benar-benar digunakan secara optimal. Setiap detik sangat berharga ketika nyawa seorang ibu dipertaruhkan,” tegasnya.

Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh semangat. Bupati bahkan sempat menanggapi beberapa cerita lapangan yang disampaikan Kepala Dinas dengan selingan canda ringan, menambah keakraban dan kedekatan dengan para peserta.

Kegiatan Gerakan Ibu Hamil Sehat ini turut melibatkan dukungan dari berbagai pihak seperti Ikatan Bidan Indonesia (IBI), Persatuan Ahli Teknologi Laboratorium Medik Indonesia (PATELKI), serta sejumlah mitra swasta seperti Prodia, Kalbe, dan Praktek Bidan Mandiri Besti. Sekitar 400 peserta mengikuti kegiatan ini sebagai bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan derajat kesehatan ibu dan bayi di Kabupaten Sumbawa Barat.

Melalui sinergi lintas sektor, penguatan edukasi masyarakat, serta pemanfaatan teknologi digital seperti SIGAP IBU, Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat berharap tidak ada lagi kasus kematian ibu dan bayi di wilayahnya.

“Dengan kolaborasi semua pihak, kita optimistis dapat mewujudkan masyarakat yang sehat, tangguh, dan sejahtera, sesuai semangat Pariri Lema Bariri,” tutup Bupati Amar Nurmansyah.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa Barat, dr. Carlof, dalam laporannya menjelaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya sistematis pemerintah daerah dalam menurunkan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB). Berdasarkan data Dinas Kesehatan, pada tahun 2024 tercatat empat kasus kematian ibu dan sembilan belas kasus kematian bayi. Sementara hingga Oktober 2025, angka tersebut menurun signifikan menjadi satu kasus kematian ibu dan dua belas kasus kematian bayi.

“Target kami dalam rencana strategis adalah maksimal dua kasus AKI dan tiga belas kasus AKB per tahun. Penurunan ini menunjukkan adanya kemajuan, namun masih perlu kerja bersama agar tidak ada lagi ibu dan bayi yang kehilangan nyawa karena keterlambatan layanan atau rendahnya kesadaran masyarakat,” ungkapnya.

Menurutnya, upaya menekan AKI dan AKB tidak hanya melalui layanan medis, tetapi juga melalui peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemeriksaan kehamilan sejak trimester pertama, pemenuhan gizi, dan deteksi dini tanda bahaya. Oleh karena itu, dalam kegiatan tersebut dilakukan sejumlah rangkaian aksi seperti penyuluhan bagi ibu hamil dan pendamping, minum tablet tambah darah bersama, pemeriksaan hemoglobin dan golongan darah, hingga penggalangan komitmen lintas sektor untuk menjaga kesehatan ibu dan bayi. (Admin02.RadioArki)

Related posts

Pemerintah Desa Tepas Sepakat Mengucapkan Selamat Hari Keluarga Nasional

ArkiFM Friendly Radio

Panwascam Diminta Lakukan Inovasi Tata Kelola Sumberdaya dalam Pengawasan Verfak

ArkiFM Friendly Radio

Khilafatul Muslimin Sumbawa Barat melaksanakan jalan sehat Peringati Tahun Baru Islam

ArkiFM Friendly Radio

Leave a Comment

You cannot copy content of this page