Sumbawa Besar. Radio Arki – Fakultas Hukum Universitas Samawa (FH UNSA) bersama Satuan Reserse Narkoba Polres Sumbawa turun langsung ke sekolah untuk membekali siswa dengan pengetahuan dan strategi melawan narkoba, Senin 9 Pebruari 2026 siang tadi.
Kegiatan bertajuk “FH UNSA & Police Goes To School” ini dilaksanakan SMA Negeri 3 Sumbawa dengan harapan dapat menjadi langkah nyata dalam melindungi generasi muda dari bahaya narkotika dan pergaulan negatif.
Kasat Reskrim Narkoba Polres Sumbawa, IPTU Harirustaman, SH, mengingatkan dampak serius narkoba bagi kesehatan fisik dan mental.
“Narkoba merusak organ tubuh, ganggu fungsi otak, menimbulkan depresi, kecemasan, paranoid, bahkan perilaku agresif. Tidak hanya itu, prestasi akademik siswa juga menurun karena konsentrasi dan daya ingat terganggu,” ujarnya, kepada media ini, Senin 9 Pebruari 2029.
Lebih mengkhawatirkan, lanjutnya modus pengedar menargetkan pelajar melalui pertemanan. Modusnya adalah di awal target hanya akan menitipkan untuk membeli sesuatu, lama-kelamaan korban atau target bisa terjerumus menjadi pengedar.
Sementara itu, Dr. Lamuddin Zuhri, SH, M.Hum, Dekan FH UNSA, menekankan strategi pencegahan sejak dini. Siswa harus cerdas memilih teman dan komunitas, berani menolak ajakan negatif, serta mengisi waktu dengan kegiatan positif seperti olahraga, seni, dan organisasi.
“Penguatan iman dan spiritualitas juga menjadi tameng utama agar tetap kuat menghadapi pengaruh buruk,” tuturnya.

Dr. Lamuddin menambahkan, pertemanan juga menjadi faktor yang sangat menentukan bagaimana mencegah diri dari Narkoba, karena teman bergaul adalah cerminan diri. Untuk itu penting memliih teman yang baik, maka masa depan akan ikut terbentuk positif. Selain itu secara bersamaan perlu penguatan pengetahuan yang mendalam dan kesadaran.
“Henerasi muda Sumbawa bisa tumbuh cerdas, tangguh, dan bebas narkoba serta siap menatap masa depan gemilang tanpa bayang-bayang narkoba. Jika semua kita menyadari tentang bahaya narkoba dan bagaimana dampak hukum ataupun sosial,” tukasnya
Kegiatan ini tidak hanya memberi wawasan, tetapi juga menumbuhkan kesadaran siswa untuk membentuk karakter positif sejak dini. Melalui edukasi, motivasi, dan kerja sama antara akademisi dan aparat kepolisian, generasi muda Sumbawa siap menghadapi tantangan dan menjauh dari pengaruh negatif narkoba. (Admin01. Radio Arki)
