NEWS

Program TRC Ambulance Tembus di Atas 2 Ribuan Permintaan Per Bulan

Sumbawa Barat. Radio Arki — Program Tim Reaksi Cepat (TRC) Ambulance di Kabupaten Sumbawa Barat mencatat lonjakan signifikan dengan jumlah permintaan layanan yang menembus lebih dari dua ribu pasien per bulan.

Capaian ini menegaskan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap akses layanan kesehatan yang cepat, aman, dan menjangkau hingga pelosok desa.

Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat melalui Dinas Kesehatan terus memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan lewat Program Maju Kesehatan yang dijalankan TRC Ambulance.

Program ini dinilai tepat sasaran, terutama dalam membantu masyarakat di wilayah terpencil dengan kondisi geografis menantang.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa Barat, sejak Mei hingga Desember 2025, TRC Ambulance telah melayani sebanyak 6.672 pasien. Jumlah tersebut mencerminkan tingginya kebutuhan layanan antar-jemput pasien, baik untuk rujukan ke fasilitas kesehatan lanjutan, kontrol rutin, maupun penanganan kegawatdaruratan.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa Barat di tahun 2026, tren peningkatan layanan semakin terlihat. Pada Januari 2026 saja, tercatat sebanyak 2.670 pasien telah dilayani.

Sementara itu, sebelumnya pada Mei hingga Desember 2025, TRC Ambulance telah melayani sebanyak 6.672 pasien. Jumlah tersebut mencerminkan tingginya kebutuhan layanan antar-jemput pasien, baik untuk rujukan ke fasilitas kesehatan lanjutan, kontrol rutin, maupun penanganan kegawatdaruratan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa Barat, dr. Carlof, menjelaskan bahwa Program Maju Kesehatan melalui TRC Ambulance memang dirancang untuk menjawab kebutuhan riil masyarakat, khususnya yang tinggal di daerah dengan akses terbatas.

“TRC kita terdapat di 12 titik Puskesmas dan desa yang jangkauannya jauh seperti Talonang, Rarak Runges, dan Mantar,” ungkap dr. Carlof, di ruang kerjanya, Selasa, 10 Februari 2026.

Ia menegaskan, penempatan TRC di 12 titik strategis tersebut bertujuan mempercepat respons terhadap laporan masyarakat, terutama di wilayah yang sulit dijangkau kendaraan umum atau memiliki medan berat.

Desa terjauh seperti Talonang dan Mantar selama ini dikenal memiliki tantangan geografis tersendiri, sehingga kehadiran ambulans yang siaga dinilai menjadi solusi nyata dalam memastikan pasien mendapatkan pertolongan tepat waktu.

Program ini tidak hanya berfokus pada kondisi darurat. TRC Ambulance juga memfasilitasi warga yang membutuhkan rujukan ke rumah sakit atau fasilitas kesehatan lanjutan.

Sebelumnya, banyak masyarakat kesulitan mengakses layanan kesehatan akibat keterbatasan transportasi dan biaya. Kini, layanan antar-jemput yang cepat dan tanpa biaya memberatkan memberikan kepastian dan rasa aman bagi pasien dan keluarga.

Keberhasilan Program Maju Kesehatan tidak terlepas dari sinergi antara tenaga kesehatan, pemerintah daerah, serta dukungan masyarakat.

Capaian ribuan pasien terlayani dalam kurun waktu kurang dari satu tahun menjadi indikator bahwa pelayanan kesehatan yang proaktif dan berbasis kebutuhan lapangan mampu memberikan dampak signifikan.

Dengan tren capaian yang terus meningkat pada awal 2026, Program Maju Kesehatan melalui TRC Ambulance optimistis menjadi salah satu program unggulan daerah dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang merata, cepat, dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Sumbawa Barat. (Admin02.RadioArki)

Related posts

Setelah Deklarasi STBM, PNS dan PTT di Tiang Enam Bentuk Organisasi Permanen

Honor 4 Bulan Agen PDPGR Dicairkan

ArkiFM Friendly Radio

Polisi Grebek Gudang Tepung Terigu Oplosan di Mataram

ArkiFM Friendly Radio

Leave a Comment

You cannot copy content of this page