NEWS

Beasiswa UKT Diluncurkan, HIPMASBAR Apresiasi Komitmen Pemda KSB Bangun SDM

Sumbawa Barat. Radio Arki – Peluncuran program bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi mahasiswa jenjang diploma dan sarjana oleh Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) mendapat sambutan positif dari kalangan mahasiswa. Himpunan Pelajar Mahasiswa Sumbawa Barat-Mataram (HIPMASBAR-Mataram) menilai kebijakan tersebut merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Ketua HIPMASBAR-Mataram, Lody Windrajaya, mengatakan program beasiswa yang menjangkau seluruh jurusan merupakan aspirasi yang telah lama diperjuangkan mahasiswa asal Sumbawa Barat. Menurutnya, selama ini berbagai upaya telah dilakukan agar pemerintah menghadirkan bantuan pendidikan yang lebih inklusif, tidak hanya terbatas pada program studi tertentu.

“Sejak dulu kami memperjuangkan adanya beasiswa dari Pemda. Kami sudah sering sekali menyuarakan hal ini, bahkan pernah meminta kepada AMNT pada tahun 2022. Alhamdulillah sekarang sudah ada beasiswa untuk semua jurusan, bukan hanya jurusan tertentu seperti kedokteran. Ini adalah langkah penting apabila Pemda KSB benar-benar berkomitmen memajukan sumber daya manusia Sumbawa Barat,” ujar Lody saat diwawancarai, Rabu (22/7).

Ia menilai, akses pendidikan tinggi menjadi salah satu investasi terpenting bagi masa depan daerah. Karena itu, kehadiran program bantuan UKT diharapkan mampu meringankan beban mahasiswa sekaligus membuka kesempatan yang lebih luas bagi generasi muda untuk melanjutkan pendidikan.

Keterangan : Ketua HIPMASBAR-Mataram, Lody Windrajaya

Meski memberikan apresiasi, HIPMASBAR-Mataram mengingatkan agar pelaksanaan program dilakukan secara transparan dan tepat sasaran. Lody berharap seluruh mahasiswa yang memenuhi persyaratan dapat memperoleh kesempatan yang sama tanpa dipengaruhi kedekatan maupun faktor lain di luar ketentuan.

“Kami berharap semua mahasiswa yang memang berhak bisa menerima bantuan ini tanpa pandang bulu. Jangan sampai ada praktik titip-menitip atau jalur orang dalam, karena hal seperti itu justru akan mengurangi kepercayaan masyarakat terhadap program yang sangat baik ini,” katanya.

Menurut Lody, transparansi dalam proses seleksi menjadi kunci agar program beasiswa benar-benar memberikan manfaat bagi mahasiswa yang membutuhkan. HIPMASBAR sendiri merupakan organisasi paguyuban mahasiswa asal Sumbawa Barat yang menempuh pendidikan di Kota Mataram. Organisasi tersebut selama ini aktif mengawal berbagai isu pembangunan daerah, khususnya di bidang pendidikan, kepemudaan, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Lody menambahkan, keberadaan beasiswa untuk seluruh disiplin ilmu diharapkan mampu melahirkan lebih banyak tenaga profesional dari berbagai bidang keahlian. Dengan demikian, Sumbawa Barat memiliki modal SDM yang lebih kuat untuk menghadapi tantangan pembangunan di masa depan, termasuk mengurangi ketergantungan terhadap sektor pertambangan.

“Kami sejak dulu memperjuangkan agar beasiswa diberikan untuk semua jurusan. Ini penting untuk melahirkan cendekiawan di berbagai bidang sehingga Sumbawa Barat tidak terus bergantung pada sektor tambang. Ketika semakin banyak sarjana dari berbagai disiplin ilmu, mereka akan mampu menciptakan inovasi dan membuka peluang ekonomi baru sesuai dengan kompetensi yang dimiliki,” pungkasnya. (Al. Radio Arki)

Related posts

Kepala Desa di Sumbawa Barat Berikrar Jaga Netralitas di Pemilihan Serentak 2024

ArkiFM Friendly Radio

Momentum Apel Harkitnas, Bupati KSB Sampaikan Keberhasilan Pemerintah Pusat

ArkiFM Friendly Radio

NTB Akan Libatkan IJTI Sambut Geliat Investasi di KEK Mandalika

ArkiFM Friendly Radio

Leave a Comment

You cannot copy content of this page