ARKIFM

Gubernur NTB Diminta Ambil Langkah Lockdown

Mataram. Radio Arki – Salah satu dosen Fakultas Hukum Universitas Mataram (Unram) ikut menyumbangkan suara, terkait pengumuman satu kasus positif Covid-19 di NTB. Dia meminta Gubernur harus berani melakukan langkah ekstrim atau lockdown segera.

“Langkah Lockdown tentu melarang semua lalu lintas orang diluar NTB untuk melintasi bandara dan pelabuhan. Abaikan pertimbangan ekonomi dan politik. Juga keputusan harus berdasarkan pertimbangan medis. Jangan ulangi kesalahan di Jakarta, lakukan sebelum terlambat,” tegas Dr. Ufran, Rabu (25/3).

Sebagai bentuk keprihatinannya, Ufran tekankan pada Pemerintah agar NTB, perlu kiranya di lockdown. Keinginan itu, untuk memberikan kontribusi terhadap percepatan penanganan Covid 19.

Tentu untuk meningkatkan percepatan penanganan virus tersebut. Maka pemprov tidak hanya aspek promosi kesehatan dan perlindungan khusus. 

Selain itu dia mengajak masyarakat agar sama-sama menyuarakan, serta mendorong Gubernur untuk mengambil langkah itu.

“Saya sebenarnya menggalang opini agar masyarakat mendesak gubernur mengeluarkan keputusan politik.
Walaupun saya tau, di Undang-undang karantina kesehatan tidak memungkinkan Gubernur melakukannya,” cetusnya. (MA. Radio Arki)

Related posts

61 Warga Sumbawa Barat Terima Beasiswa Pelatihan Dasar Alat Berat

ArkiFM Friendly Radio

Satlantas Polres Sumbawa Bantu ODP Selama Masa Karantina Mandiri

ArkiFM Friendly Radio

‘Bisnis Lendir’ Merebak, Fraksi PKS Desak Pemda KSB Tinjau Ulang Keberadaan Cafe Remang-Remang

ArkiFM Friendly Radio

Leave a Comment

You cannot copy content of this page