ARKIFMNEWS

Jadi Narasumber Sosialisasi Pendidikan Politik, Bawaslu KSB Dorong Partisipasi Perempuan dalam Pembangunan Daerah

Sumbawa Barat. Radio Arki – Komitmen untuk mendorong partisipasi politik perempuan dalam pembangunan daerah terus digaungkan. Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Dalam Negeri (Kesbangpoldagri) Kabupaten Sumbawa Barat melalui bidang politik dalam negeri dan organisasi kemasyarakatan, menggelar kegiatan Sosialisasi Pendidikan Politik bagi Pemilih Perempuan.

Kegiatan ini akan berlangsung di seluruh kecamatan se-KSB, dimulai dari Kecamatan Sekongkang pada Selasa, 10 Juni 2025 hingga Kamis, 19 Juni 2025 mendatang.

Dengan mengangkat tema “Partisipasi Perempuan dalam Pembangunan Daerah Menuju KSB Luar Biasa”, kegiatan ini bertujuan membekali pemilih perempuan dengan pemahaman mendalam tentang politik dan demokrasi, serta mengajak mereka untuk aktif berperan dalam proses pengawasan Pemilu secara partisipatif.

Salah satu narasumber utama dalam kegiatan ini adalah Nurhidayati Arifah, Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas (HPPH) Bawaslu Kabupaten Sumbawa Barat. Dalam paparannya, ia menegaskan bahwa masa di luar tahapan pemilu bukan berarti Bawaslu berhenti bekerja.

“Di luar masa tahapan ini adalah momen untuk menebar benih sebanyak-banyaknya, yang nantinya akan dipanen saat pemilihan. Ini adalah waktu yang sangat tepat untuk memperbanyak kegiatan sosialisasi pendidikan politik, serta memberi pemahaman kepada masyarakat terkait pengawasan partisipatif. Dengan begitu, saat pemilihan tiba, masyarakat sudah paham dan mengetahui batasan-batasan dalam konteks aturan kepemiluan,” jelas Yayaq, sapaan akrabnya.

Menurut Yayaq, keterlibatan perempuan dalam politik bukan hanya soal representasi, melainkan menjadi bukti nyata kontribusi mereka dalam pembangunan demokrasi yang sehat dan berintegritas. Ia menekankan bahwa pengawasan partisipatif bukan sekadar tugas lembaga pengawas, tetapi tanggung jawab bersama, termasuk kaum perempuan.

Selain Bawaslu, pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumbawa Barat juga hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut, memperkuat sinergi antar lembaga penyelenggara pemilu dalam memberikan edukasi politik kepada masyarakat.

Kegiatan sosialisasi ini diharapkan mampu membangun kesadaran kolektif, khususnya di kalangan perempuan, untuk tidak hanya menjadi pemilih pasif, tetapi juga turut menjaga kualitas demokrasi melalui pengawasan partisipatif dan keterlibatan aktif dalam setiap tahapan pemilu. (Admin02.RadioArki)

Related posts

Bupati Serahkan SK 175 CPNS Formasi 2021

ArkiFM Friendly Radio

Dishub Jaga Kelancaran Lalu Lintas Saat Pembangunan Jaringan Pipa di Benete

ArkiFM Friendly Radio

Guru Agama Dipolisikan, PGRI dan AGPAII Galang Dukungan ke DPRD KSB

ArkiFM Friendly Radio

Leave a Comment

You cannot copy content of this page