ARKIFMNEWS

PEMIRA UNDOVA 2025 Sukses Digelar, Mahasiswa Antusias Wujudkan Demokrasi Kampus

Sumbawa Barat. Radio Arki — Suasana demokrasi kembali menggema di lingkungan Universitas Cordova (Undova) melalui gelaran Pemilihan Raya (PEMIRA) 2025. Salah satu agenda tahunan terbesar ini menjadi momentum penting bagi mahasiswa untuk memilih para pemimpin organisasi kemahasiswaan (Ormawa), meliputi Ketua dan Wakil Ketua BEM, delegasi Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM), serta anggota Komisi Pemilihan Raya Mahasiswa (KPRM).

Diselenggarakan oleh KPRM Undova, PEMIRA 2025 dilaksanakan secara daring. Meski demikian, penyelenggaraan virtual tidak menyurutkan semangat partisipasi mahasiswa yang tetap tinggi dalam menyambut pesta demokrasi kampus ini.

“Kendala yang kami hadapi masih mirip seperti tahun sebelumnya, terutama terkait administrasi berkas. Namun, kami sudah melakukan penataan dokumen seperti berita acara, susunan agenda, surat undangan, serta dokumentasi digital agar lebih rapi dan siap digunakan oleh kepengurusan berikutnya,” jelas Muslimin, Ketua Pelaksana KPRM 2025, saat diwawancarai arkifm.com pada Sabtu, 14 Juni 2025.

Salah satu tantangan utama yang dihadapi panitia tahun ini adalah belum terpenuhinya kuota pendaftar pada beberapa posisi calon, sehingga masa pendaftaran harus diperpanjang. Namun hal tersebut tidak mengganggu keseluruhan proses yang tetap berjalan sesuai agenda.

Ketua KPRM 2025 mengungkapkan bahwa kerja kolaboratif seluruh panitia menjadi kunci dalam menjaga ritme dan semangat penyelenggaraan.

“Meski timeline cukup padat, teman-teman KPRM tetap semangat menyelesaikan semua tugasnya. Hal ini sangat menginspirasi dan menunjukkan bahwa tanggung jawab bisa dijalankan dengan penuh dedikasi,” ujar Muslimin.

PEMIRA 2025 dirancang dengan beragam rangkaian kegiatan yang terstruktur dan dinamis, mulai dari Forum Komting, Uji Publik, Debat Terbuka, Kampanye Terbuka, hingga puncak acara Pemilihan Raya yang dilaksanakan pada 14 Juni 2025.

Salah satu inovasi tahun ini adalah kehadiran live streaming untuk debat dan kampanye terbuka, yang memungkinkan partisipasi lebih luas dari mahasiswa lintas fakultas.

Penerapan sistem daring secara menyeluruh ternyata justru menjadi ruang belajar demokrasi yang inklusif dan adaptif. Muslimin menyampaikan bahwa partisipasi mahasiswa mengalami peningkatan signifikan dibanding tahun sebelumnya.

“Partisipasi tahun ini menunjukkan bahwa penyelenggaraan daring bukanlah penghalang. Ini membuktikan semangat demokrasi tetap hidup dan bertumbuh di lingkungan Undova,” tegasnya.

Kesuksesan PEMIRA 2025 tidak terlepas dari dukungan aktif berbagai pihak, termasuk Steering Committee dan Kepala Bagian Kemahasiswaan Universitas Cordova, Agus Suherman, yang senantiasa mendampingi KPRM selama seluruh proses berlangsung.

Muslimin berharap hasil dari PEMIRA kali ini tidak hanya melahirkan pemimpin baru, tetapi juga membawa perubahan yang progresif dalam tata kelola Ormawa Undova ke depan.

“Amanah tidak pernah salah memilih tuannya. Siapa pun yang terpilih, semoga mampu mengemban tanggung jawab ini demi mewujudkan Universitas Cordova yang unggul, progresif, dan tetap menjunjung nilai-nilai demokrasi,” tutupnya. (Admin02.RadioArki)

Related posts

LKBHMI Akan Kawal Proses Hukum Pemukulan Kader HMI Mataram

ArkiFM Friendly Radio

Rakerwil PPNI NTB, Ketua Umum Ingatkan untuk Melayani Anggota

ArkiFM Friendly Radio

Prof Din Puji Penerapan Konsep IJS dalam Bermasyarakat

ArkiFM Friendly Radio

Leave a Comment

You cannot copy content of this page