Sumbawa Barat. Radio Arki – Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sumbawa Barat, Senin, 2 Maret 2026, mendadak hening ketika Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah, menyerukan doa untuk umat Muslim di Timur Tengah yang terdampak perang antara Iran dan Israel, dengan keterlibatan Amerika Serikat.
Ajakan itu disampaikan sesaat setelah Bupati menuntaskan pidato Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 di ruang sidang DPRD Sumbawa Barat.
Dengan suara bergetar, ia meminta seluruh peserta rapat paripurna menundukkan kepala. “Mari kita kirimkan doa untuk saudara-saudara kita di Timur Tengah,” ujarnya.
Seruan tersebut menjadi respons atas eskalasi konflik yang kian memanas dan memicu krisis kemanusiaan. Serangan balasan antar pihak, ancaman perluasan perang, serta meningkatnya korban sipil dan pengungsi menjadi perhatian dunia internasional.
Dampaknya juga merembet pada ketidakstabilan ekonomi global, termasuk fluktuasi harga energi dan terganggunya rantai pasok perdagangan.
Momentum doa bersama itu berlangsung di tengah agenda resmi paripurna yang memuat dua pembahasan utama, yakni penyampaian LKPJ Bupati Tahun Anggaran 2025 dan pembentukan Panitia Khusus (Pansus) LKPJ 2025.
Namun, hening yang tercipta sesaat di ruang sidang menjadi penegas bahwa isu kemanusiaan global turut menyentuh kepedulian pemerintah daerah Sumbawa Barat. (Admin02.RadioArki)
