NEWS

Desa Mujahiddin Target Nol Stunting dalam Empat Bulan

Brang Ene. Radio Arki  – Pemerintah Desa Mujahiddin kecamatan Brang Ene menargetkan nol kasus stunting dalam waktu empat bulan ke depan. Target luar biasa ini ditegaskan dalam kegiatan rembuk stunting perdana tahun 2026 yang digelar bersama Puskesmas Brang Ene di Aula Kantor Desa Mujahiddin, Rabu (29/04/2026) kemarin.

Langkah tersebut diambil sebagai bagian dari percepatan penurunan stunting, sekaligus memperkuat komitmen desa dalam mencapai status bebas stunting pada Agustus 2026.

Rembuk stunting kali ini tidak hanya berfokus pada upaya pencegahan, tetapi juga penanganan intensif terhadap kasus yang masih tersisa. Berdasarkan data terbaru, jumlah anak stunting di Desa Mujahiddin kini tinggal empat kasus, sekaligus menjadi angka terendah di Kecamatan Brang Ene.

Keterangan : suasana rapat stunting 2026 desa Mujahiddin Kecamatan Brang Ene

Kepala Puskesmas Brang Ene, Avrila Vitaswari, SKM, menyampaikan apresiasi terhadap konsistensi Pemerintah Desa Mujahiddin dalam mendukung program penanganan stunting setiap tahun. Ia menegaskan bahwa stunting merupakan program prioritas nasional, sehingga forum rembuk stunting menjadi ruang penting untuk mengidentifikasi akar masalah dan menyusun langkah konkret.

“Target kita, pada Agustus mendatang tidak ada lagi kasus stunting di Desa Mujahiddin. Untuk itu, kita akan mengoptimalkan pos gizi serta membentuk paguyuban stunting dengan kegiatan rutin seperti makan bersama dan senam anak guna mendukung tumbuh kembang mereka,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa Desa Mujahiddin menjadi desa pertama di tahun 2026 yang melaksanakan rembuk stunting di Kecamatan Brang Ene, sekaligus menjadi contoh karena memiliki angka stunting paling rendah dibandingkan desa lainnya.

Sementara itu, Kepala Desa Mujahiddin, H. Sahrul, menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai salah satu faktor utama dalam pencegahan stunting. Ia secara khusus menyoroti peran Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) komunal yang dinilai sangat vital dalam menjaga sanitasi lingkungan.

“IPAL komunal harus benar-benar dirawat. Jangan sampai fasilitas yang sudah ada justru tidak berfungsi karena kurang perhatian. Ini salah satu kunci penting dalam menekan angka stunting,” tegasnya.

Selain itu, ia juga mengingatkan masyarakat untuk memperhatikan pola makan anak, karena asupan gizi yang baik menjadi faktor penting dalam mencegah stunting. Kegiatan ini dihadiri oleh pemerintah desa, kader posyandu, tenaga kesehatan, serta para ibu yang memiliki balita dan anak. Melalui kolaborasi semua pihak, Desa Mujahiddin optimistis mampu mencapai target nol stunting dalam waktu yang telah ditetapkan. (Adv/Iwenk. Radio Arki)

Related posts

Mulai Berdampak Buruk, Bakal Ada Aksi Lanjutan Tolak Tambang ‘Jorok Liang’

ArkiFM Friendly Radio

Lomba Sepatu Roda Diharapkan Bisa Dorong Promosi Pariwisata KSB

ArkiFM Friendly Radio

Penyediaan Drainase Di Pembangunan Infrastruktur Perumahan Di KSB Tetap Berlanjut  

ArkiFM Friendly Radio

Leave a Comment

You cannot copy content of this page