NEWS

Tak Perlu Ribet, Pemda KSB Gratiskan Layanan Ambulans untuk Pemulangan Jenazah

Sumbawa Barat. Radio Arki- Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) melalui RSUD Asy-Syifa telah meluncurkan program layanan ambulans gratis bagi warga yang membutuhkan pemulangan jenazah dari rumah sakit luar daerah maupun dari RSUD Asy-Syifa menuju rumah duka di wilayah Sumbawa Barat.

Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah mewujudkan pelayanan kesehatan yang cepat, tanggap, dan berpihak kepada masyarakat, serta menjadi salah satu bentuk implementasi program unggulan Bupati Sumbawa Barat dalam visi besar Sumbawa Barat Maju Luar Biasa.

Direktur RSUD Asy-Syifa, Andi Suhaeri S.ST, M.MInov menjelaskan bahwa layanan ini diberikan tanpa proses administrasi yang rumit. Warga cukup menyiapkan KTP, Kartu Keluarga almarhum, dan surat keterangan kematian dari rumah sakit asal untuk dapat memanfaatkan fasilitas ambulans gratis tersebut.

“Layanan ini tidak hanya diperuntukkan sudah memegang Kartu KSB Maju, tetapi berlaku bagi seluruh warga tanpa terkecuali. Alhamdulillah, banyak keluarga merasa sangat terbantu, terutama ketika harus memulangkan jenazah dari luar daerah,” ujar Andi kepada wartawan Arki, belum lama ini.

Menurutnya, kebijakan ini lahir dari kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat yang tengah berduka. Dengan fasilitas ini, beban keluarga dapat berkurang, baik dari sisi ekonomi maupun administratif. Untuk itu, ia memastikan bahwa setiap warga mendapatkan hak pelayanan yang sama, terutama dalam situasi sulit seperti kehilangan anggota keluarga.  

Program ambulans gratis untuk pemulangan jenazah tersebut juga merupakan bentuk nyata dari pelayanan kesehatan yang berempati dan humanis, sesuai arahan Bupati Sumbawa Barat. Pemerintah berkomitmen menghadirkan layanan publik yang tidak hanya efisien, tetapi juga menyentuh sisi kemanusiaan.

Layanan ini kini terus disosialisasikan agar masyarakat lebih mengetahui dan dapat memanfaatkannya secara luas. Sejumlah keluarga pasien telah menyampaikan rasa syukur karena terbantu dengan fasilitas ini, terutama bagi mereka yang harus menanggung biaya besar jika pemulangan dilakukan secara mandiri.

“Pelayanan publik bukan hanya soal fasilitas, tapi tentang empati dan kepedulian. Karena itu, program ini kami harapkan bisa terus berjalan dan menjadi bagian dari sistem layanan kesehatan yang berpihak kepada rakyat,” tutup Andi. (Adv/Admin01. Radio Arki)

Related posts

Sumbawa Barat Masuk Daftar Teratas Penerima Bantuan Jepang

ArkiFM Friendly Radio

Baru Bertugas, Kajari Sumbawa Barat Tegaskan Komitmen Bersinergi dengan Pers

ArkiFM Friendly Radio

RSUD Asy-Syifa’ Sumbawa Barat Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1445 H

ArkiFM Friendly Radio

Leave a Comment

You cannot copy content of this page