Sumbawa. Radio arki — Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sumbawa melakukan kunjungan silaturahmi ke Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., di ruang kerja Bupati. Pertemuan ini tidak hanya sebagai ajang temu ramah, tetapi juga momentum strategis bagi HMI untuk menyampaikan gagasan konstruktif pemuda dalam mendorong pembangunan daerah.
Dalam kesempatan itu, Bupati Jarot menyampaikan apresiasinya atas inisiatif HMI yang datang membawa semangat perubahan dan keterlibatan aktif dalam urusan publik.
“Saya sangat menghargai silaturahmi seperti ini, apalagi dari HMI. Saya secara pribadi punya kedekatan historis dan emosional dengan organisasi ini. Mahasiswa harus hadir bukan hanya untuk mengkritik, tapi juga membawa solusi. Pemerintah akan selalu terbuka terhadap gagasan-gagasan yang membangun,” ungkap Jarot.
Bupati juga mengakui bahwa waktu pertemuan kali ini terbatas, namun ia menegaskan komitmennya untuk membuka ruang diskusi lanjutan yang lebih fokus dan produktif.
“Kita perlu menjadwalkan pertemuan lanjutan agar bisa membahas secara lebih dalam berbagai persoalan sosial dan kepemudaan, serta menyinkronkannya dengan arah pembangunan daerah yang sedang kami jalankan,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Umum HMI Cabang Sumbawa, Wahyudin, menegaskan bahwa kedatangan pihaknya bukan sekadar seremonial, melainkan membawa semangat dan konsep-konsep perubahan sosial berbasis peran pemuda.
“Kami datang untuk berdialog dan menyampaikan bahwa HMI siap menjadi mitra strategis pemerintah daerah. Pemuda tidak boleh hanya menjadi penonton dalam pembangunan. Kami ingin ambil bagian dalam merancang masa depan Sumbawa,” ujarnya.
Wahyudin juga mengapresiasi sikap terbuka Bupati terhadap aspirasi mahasiswa dan pemuda, meskipun pertemuan berlangsung singkat.
“Kami percaya ini adalah awal dari ruang dialog yang lebih intensif. Banyak hal yang bisa dibicarakan dan dikolaborasikan, mulai dari isu kepemudaan, sosial, hingga pendidikan dan ekonomi kerakyatan,” jelasnya.
Silaturahmi ini menjadi pengingat bahwa pembangunan daerah membutuhkan peran aktif dan gagasan segar dari kalangan muda. HMI memandang pemerintah sebagai mitra transformatif dalam menjawab tantangan zaman. Di akhir pertemuan, kedua pihak sepakat untuk menjaga komunikasi yang berkelanjutan dan merancang forum diskusi lanjutan yang lebih terarah dan substansial. (Yd. Radio arki)
