NEWS

AMMAN Andalkan AI untuk Tekan Kehilangan Logam Berharga

Keterangan : Karyawan AMMAN yang sedang monitoring kinerja AI dalam pengolahan mineral (sumber: itimewa)

Sumbawa Barat. Radio Arki – PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN) terus memperkuat transformasi digital di sektor pertambangan dengan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) untuk mengoptimalkan proses pengolahan mineral. Melalui sistem Artificial Intelligence Dashboard Automation (AIDA), perusahaan berhasil meningkatkan perolehan mineral (mineral recovery) sekaligus menekan kehilangan logam berharga dalam proses produksi.

Pemanfaatan AI tersebut menjadi salah satu strategi AMMAN dalam menjawab tantangan industri pertambangan yang semakin kompleks. Selain meningkatkan efisiensi operasional, inovasi ini juga mendukung upaya konservasi sumber daya mineral dengan mengurangi kandungan logam berharga yang masih tertinggal di tailings atau limbah hasil pengolahan.

AIDA dikembangkan menggunakan lebih dari 25 tahun data operasional yang dipadukan dengan jutaan data historis dan data operasional secara real-time. Sistem pendukung keputusan berbasis AI ini mampu menganalisis kondisi operasi secara berkelanjutan dan memberikan rekomendasi parameter proses yang paling optimal untuk memaksimalkan mineral recovery.

Melalui fitur Set Point Optimizer, AIDA merekomendasikan penyesuaian berbagai parameter penting, mulai dari dosis reagen hingga laju aliran air, sehingga proses pengolahan bijih dapat berlangsung lebih efisien. Jika sebelumnya para metalurgis harus menganalisis ribuan data yang terus berubah secara manual, kini AIDA membantu menyaring informasi paling relevan dan menyajikan rekomendasi yang dapat segera diterapkan oleh tim operasi.

Keterangan : karyawan AMMAN sedang melakukan pemantau terhadap sistem kinerja AI dalam pengolahan mineral (sumber: istimewa)

Meski mengandalkan kecerdasan buatan, AIDA tidak dirancang untuk menggantikan peran manusia. Sebaliknya, teknologi ini menjadi alat pendukung keputusan yang dipadukan dengan pengalaman para ahli di lapangan. Setiap empat jam, tim operasi dan metalurgi bersama-sama mengevaluasi rekomendasi yang dihasilkan sistem sebelum menentukan penyesuaian proses yang akan diterapkan.

Vice President Corporate Communications AMMAN, Kartika Octaviana, mengatakan pengembangan AIDA merupakan bagian dari transformasi digital perusahaan dalam membangun operasi pertambangan yang semakin cerdas, efisien, dan berkelanjutan.

“AIDA mencerminkan budaya AMMAN yang selalu terdorong untuk terus menjadi lebih baik. Melalui transformasi digital, kami tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga memperkuat komitmen terhadap konservasi sumber daya mineral. Keberhasilan inisiatif ini bukan hanya terletak pada teknologinya, melainkan pada sinergi antara data, inovasi, dan keahlian tim kami. Ketika teknologi dan pengalaman manusia berjalan beriringan, kami mampu menghasilkan keputusan yang lebih baik dan menciptakan nilai yang lebih besar,” ujar Kartika, melalui rilis yang diterima media ini, Kamis 7 Juli 2026 sore tadi.

Selain membangun model AI, AMMAN juga melakukan penyempurnaan menyeluruh terhadap proses pengolahan mineral. Perusahaan meningkatkan kualitas sensor, instrumen, dan sistem pengumpulan data agar mampu menghasilkan informasi yang akurat, andal, dan berkualitas tinggi sebagai dasar pengambilan keputusan.

Hasilnya, melalui kombinasi penyempurnaan proses dan optimalisasi berbasis AI, AMMAN berhasil meningkatkan mineral recovery sekitar 2,5 persen. Bagi operasi tambang berskala besar seperti Batu Hijau, peningkatan tersebut merupakan capaian yang sangat signifikan karena mampu menghasilkan tambahan nilai ekonomi sekaligus mengurangi kandungan logam berharga yang masih tertinggal di tailings.

AMMAN menilai transformasi digital bukan sekadar penerapan teknologi baru, tetapi merupakan pendekatan baru dalam mengelola sumber daya alam secara lebih cerdas, efisien, dan bertanggung jawab. Dengan memadukan kecerdasan buatan dan pengalaman manusia, perusahaan optimistis dapat terus memperkuat daya saing operasional sekaligus mendukung masa depan industri pertambangan Indonesia yang lebih berkelanjutan dan bernilai tambah. (Adv/Admin01. Radio Arki)

Related posts

DPMD Susun Raperda Penyertaan Modal BUMDes

ArkiFM Friendly Radio

Soal Dugaan Pencamaran Di Tongo, Ini Tanggapan Kapolda NTB

ArkiFM Friendly Radio

Tepas Sepakat Kirim 25 Kafilah, MTQ Brang Rea 2025 Menjadi Momentum Pembinaan Generasi Qur’ani

ArkiFM Friendly Radio

Leave a Comment

You cannot copy content of this page