Foto: Bupati KSB saat melepaskan kontingen Porprov 2026, di halaman graha fitrah, Jumat, 10 Juli 2026. (Doc: Prokopim KSB)
Sumbawa Barat. Radio Arki – Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) mengusung target ambisius pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII Nusa Tenggara Barat (NTB) Tahun 2026.
Dengan kekuatan 855 orang yang terdiri dari atlet, official, dan panitia, KSB menjadi salah satu kontingen terbesar dalam ajang olahraga dua tahunan tersebut dan membidik perolehan lebih dari 100 medali.
Target itu disampaikan Ketua KONI Kabupaten Sumbawa Barat, Andi Laweng, SH., MH, saat melaporkan kesiapan kontingen dalam agenda pelepasan atlet oleh Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah, ST., M.Si, Jumat, 10 Juli 2026.
Andi Laweng menjelaskan, berdasarkan hasil verifikasi terakhir, KSB akan memberangkatkan sebanyak 604 atlet. Mereka didampingi 182 orang manager dan official cabang olahraga, serta 65 panitia, sehingga total kontingen yang diberangkatkan mencapai 855 orang.
“Jumlah ini menjadikan Kabupaten Sumbawa Barat sebagai salah satu kontingen terbesar pada Porprov NTB XII Tahun 2026,” ujarnya.
Menurut Andi, jumlah tersebut meningkat signifikan dibanding Porprov NTB XI sebelumnya.
Saat itu KSB hanya mengikuti 29 cabang olahraga dengan jumlah kontingen sekitar 500 orang. Tahun ini, KSB akan tampil pada 41 cabang olahraga dengan peningkatan jumlah atlet maupun personel pendukung.
KONI KSB juga memasang target tinggi dalam perolehan medali. Berdasarkan laporan masing-masing pengurus cabang olahraga, target yang dicanangkan mencapai lebih dari 100 medali.
“Alhamdulillah, berdasarkan laporan dari para pengurus cabang olahraga, target perolehan medali yang dicanangkan mencapai lebih dari 100 medali. Ini menunjukkan optimisme dan semangat luar biasa dari seluruh atlet, pelatih, maupun pengurus cabang olahraga,” kata Andi.
Ia mengungkapkan, apabila sekitar 60 persen dari target 103 medali tersebut mampu direalisasikan, peluang Kabupaten Sumbawa Barat menjadi runner-up Porprov NTB sangat terbuka.

Sebagai pembanding, pada Porprov sebelumnya Kabupaten Dompu berhasil menempati posisi juara umum kedua dengan perolehan sekitar 452 poin medali, sementara Kota Mataram masih menjadi salah satu pesaing terkuat.
“Kami optimistis dengan persiapan yang sudah dilakukan, Kabupaten Sumbawa Barat mampu meraih hasil terbaik,” ujarnya.
Optimisme itu bukan tanpa alasan. Seluruh atlet KSB telah menjalani Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) sejak Oktober 2025 atau sekitar delapan bulan.
Durasi tersebut jauh lebih panjang dibanding pelaksanaan Pelatda pada Porprov sebelumnya yang hanya berlangsung sekitar tiga bulan.
“Persiapan kali ini jauh lebih matang. Delapan bulan menjalani Pelatda menjadi modal penting agar atlet tampil maksimal saat bertanding,” jelas Andi.
Selain itu, Andi juga menyampaikan bahwa awalnya Kabupaten Sumbawa Barat direncanakan menjadi tuan rumah tiga cabang olahraga. Namun karena sejumlah kendala teknis, akhirnya KSB ditetapkan menjadi tuan rumah dua cabang olahraga.
Meski demikian, menurutnya hal tersebut tidak mengurangi semangat seluruh kontingen untuk mengharumkan nama daerah pada Porprov XII NTB.
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Sumbawa Barat Amar Nurmansyah mengaku bangga melihat semangat para atlet yang didominasi generasi muda.
Menurutnya, kehadiran atlet-atlet muda menjadi bukti bahwa pembinaan olahraga di Kabupaten Sumbawa Barat berjalan dengan baik dan memiliki prospek cerah di masa depan.
“Saya merasa sangat terharu sekaligus bersyukur melihat semangat para atlet. Mayoritas merupakan generasi muda. Ini membuktikan talenta olahraga Kabupaten Sumbawa Barat terus tumbuh dan memiliki masa depan yang sangat baik,” katanya.
Amar menilai proses pembinaan melalui Pelatda telah disusun secara bertahap sehingga diyakini mampu membawa para atlet mencapai performa terbaik saat pertandingan berlangsung.
Ia pun mengingatkan para atlet agar hanya fokus pada pertandingan dan menyelesaikan seluruh urusan pribadi sebelum berangkat.
“Saya hanya mengingatkan satu hal yang bersifat nonteknis, yaitu selesaikan terlebih dahulu segala urusan pribadi sebelum berangkat bertanding agar tidak mengganggu konsentrasi selama mengikuti Porprov,” pesannya.
Tak hanya kepada atlet, Bupati juga memberikan perhatian khusus kepada panitia, manager, dan official agar memastikan seluruh kebutuhan atlet terpenuhi selama mengikuti Porprov.
Ia meminta tidak ada lagi persoalan nonteknis seperti keterlambatan transportasi, koordinasi jadwal yang buruk, maupun atlet terlambat memasuki arena pertandingan.
Menurut Amar, pengalaman pada Porprov sebelumnya menunjukkan kualitas atlet sebenarnya sudah sangat baik. Namun sistem pendukung masih perlu diperkuat agar prestasi dapat diraih secara maksimal.
“Kalau supporting system berjalan baik, saya yakin kita mampu berbicara banyak di tingkat provinsi,” tegasnya.
Bupati juga mengingatkan para atlet untuk menjaga kondisi fisik, kesehatan, dan mental selama bertanding, serta tetap mengedepankan doa dalam setiap ikhtiar.
Ia memastikan pemerintah daerah telah menyiapkan bonus sebagai bentuk apresiasi bagi atlet yang berhasil mengukir prestasi pada Porprov XII NTB.
Selain mengejar prestasi, Amar mengingatkan KSB juga memikul tanggung jawab sebagai tuan rumah untuk cabang olahraga Kempo dan Panahan. Karena itu, panitia lokal diminta mempersiapkan seluruh kebutuhan penyelenggaraan secara maksimal.
Mulai 21 Juli mendatang, kontingen dari seluruh kabupaten dan kota di NTB dijadwalkan mulai berdatangan ke KSB.
“Tunjukkan bahwa Kabupaten Sumbawa Barat mampu menjadi tuan rumah yang sukses, ramah, dan membanggakan,” ujarnya.
Di akhir acara, Amar Nurmansyah secara resmi melepas keberangkatan seluruh kontingen Kabupaten Sumbawa Barat menuju Porprov XII NTB Tahun 2026.
“Semoga Allah SWT senantiasa memberikan perlindungan, kesehatan, keselamatan, serta mengantarkan kita meraih prestasi terbaik,” pungkasnya. (Admin02.RadioArki)
