ARKIFMNEWS

113 Warga Poto Tano Rasakan Manfaat Koperasi Konsumen Syariah TBA

Foto: Wabup KSB, Hj. Hanipah, saat memimpin RAT Koperasi Konsumen Syariah TBA, di Aula Kantor Camat Poto Tano, Selasa, 14 April 2026. (Doc.Prokopim)

Sumbawa Barat. Radio Arki – Koperasi Konsumen Syariah Tuntas Baca Al-Qur’an (TBA) di Kecamatan Poto Tano terus menunjukkan perkembangan positif.

Hingga tahun buku 2025, sebanyak 113 anggota telah merasakan langsung manfaat koperasi yang mengusung konsep ekonomi syariah tanpa bunga tersebut.

Hal itu terungkap dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Konsumen Syariah TBA yang digelar di Aula Kantor Camat Poto Tano, Selasa, 14 April 2026.

Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi program unggulan daerah “Kartu KSB Maju”, khususnya dalam sektor penguatan UMKM berbasis koperasi syariah.

Camat Poto Tano, Muhlis, mengatakan koperasi syariah TBA tidak hanya berfokus pada penguatan ekonomi masyarakat, tetapi juga membangun nilai spiritual melalui gerakan Tuntas Baca Al-Qur’an.

“Koperasi ini bukan sekadar lembaga ekonomi, tapi juga bagian dari gerakan membangun karakter masyarakat. Ada nilai spiritual yang berjalan beriringan,” ujar Muhlis.

Ia menjelaskan, koperasi ini menerapkan prinsip syariah tanpa bunga dengan dua jenis layanan pinjaman, yakni pinjaman bakulan untuk kebutuhan usaha harian dan pinjaman musiman sesuai kebutuhan anggota.

Sementara itu, Wakil Bupati Sumbawa Barat, Hj. Hanipah, dalam kesempatan tersebut menyoroti progres pendistribusian Kartu KSB Maju yang menjadi instrumen penting dalam penyaluran berbagai program bantuan pemerintah.

Ia menegaskan, distribusi kartu tersebut ditargetkan rampung pada akhir April 2026.

“Kartu KSB Maju ini sangat penting karena menjadi pintu masuk berbagai bantuan pemerintah. Distribusinya harus segera dituntaskan,” tegasnya.

Hanipah juga mengapresiasi pelaksanaan RAT sebagai bentuk pertanggungjawaban pengelolaan koperasi kepada anggota. Menurutnya, tata kelola yang baik menjadi kunci keberlanjutan koperasi.

Selain itu, ia mengingatkan pentingnya menghidupkan kembali gerakan TBA di tingkat desa dan kecamatan.

“Banyak program pemerintah yang akan disalurkan melalui skema ini. Jadi gerakan TBA harus kembali diaktifkan,” ujarnya.

Menariknya, meski berbasis syariah, koperasi ini tetap terbuka bagi seluruh masyarakat tanpa memandang latar belakang agama, selama memiliki Kartu Keluarga domisili Kabupaten Sumbawa Barat.

Skema ini dinilai menjadi solusi alternatif bagi masyarakat untuk mendapatkan akses permodalan tanpa harus terjerat praktik rentenir atau pinjaman berbunga tinggi.

Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat juga tengah mendorong Kecamatan Poto Tano sebagai lumbung hortikultura melalui program “KSB Maju Luar Biasa”.

Wakil Bupati pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat kolaborasi dan solidaritas, agar berbagai program yang dijalankan, termasuk koperasi syariah berbasis TBA, mampu mendorong kemandirian ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.

“Kalau semua bergerak bersama, koperasi ini bisa menjadi kekuatan ekonomi baru di tengah masyarakat,” pungkasnya. (Admin02.RadioArki)

Related posts

Dinas PUPR KSB Mengucapkan Dirgahayu Bhayangkara ke-78

ArkiFM Friendly Radio

AMMAN Hadirkan Masa Depan Tambang Melalui Terobosan Teknologi dan Komitmen Keselamatan

ArkiFM Friendly Radio

Memasuki Musim Pancaroba, BPBD KSB Siagakan Antisipasi Bencana

ArkiFM Friendly Radio

Leave a Comment

You cannot copy content of this page