ARKIFMNEWS

Dewan Andi Sebut Ballona Festival Kertasari Bentuk Kecintaan terhadap Warisan Budaya

Sumbawa Barat. Radio Arki — Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa Barat, Andi Laweng, SH., MH., menegaskan bahwa Ballona Festival Kertasari merupakan bentuk kecintaan masyarakat terhadap warisan budaya lokal yang harus terus dijaga dan diperkuat.

Hal ini disampaikannya saat menghadiri Opening Ceremony Ballona Festival di Desa Labuhan Kertasari, Rabu, 10 September 2025.

Festival budaya tahunan tersebut kembali digelar dengan meriah. Warga memenuhi area kegiatan sejak pagi, menandai antusiasme tinggi terhadap festival yang telah menjadi tradisi simbolik masyarakat setempat.

Andi Laweng menyampaikan apresiasinya atas penyelenggaraan festival yang dinilai semakin berkembang setiap tahun.

“Kegiatan ini semakin meningkat dari tahun ke tahun dan patut mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah. Generasi muda Desa Labuhan Kertasari luar biasa dengan semangat gotong royong yang tetap terjaga,” kata Andi.

Ia menyebut Ballona Festival memiliki peran penting sebagai ruang pelestarian identitas budaya masyarakat.

“Menjaga tradisi tidak berarti menutup diri dari perkembangan zaman, tetapi bagaimana tetap menyesuaikan diri tanpa kehilangan jati diri,” tegasnya.

Kegiatan itu juga mendapatkan perhatian dari pemerintah daerah. Wakil Bupati Sumbawa Barat, Hj. Hanifah Musyafirin, S.Pt., MM.Inov., dalam sambutannya menyatakan dukungan penuh pemerintah terhadap keberlanjutan festival.

“InsyaAllah kegiatan ini akan kita dukung setiap tahunnya. Tahun depan harus lebih baik lagi dengan inovasi-inovasi baru,” ujarnya.

Dukungan serupa juga datang dari Pemerintah Desa Labuhan Kertasari. Kepala Desa, Syarifuddin, S.IP., mengapresiasi peran aktif masyarakat dalam menyukseskan festival yang menjadi kebanggaan desa tersebut.

“Ballona Festival akan tetap dilaksanakan setiap tahun. Pemerintah desa berkomitmen mendukung secara moril dan materil. Kami berharap pemerintah daerah dapat memberikan lebih banyak dukungan anggaran agar kegiatan ini semakin besar dan berdampak luas,” tutur Syarifuddin.

Di sisi lain, Project Leader sekaligus Ketua Panitia, Riski Setiawan, S.Pt., menjelaskan bahwa festival ini menjadi ruang produktif bagi generasi muda serta sarana mempromosikan potensi wisata budaya Desa Labuhan Kertasari.

“Tujuan utama festival ini adalah menciptakan ruang produktif bagi generasi muda, menjaga adat dan budaya, sekaligus mempromosikan pariwisata desa,” ungkapnya.

Ballona Festival Kertasari tahun ini kembali menjadi momentum penguatan tradisi, kebersamaan, dan identitas budaya masyarakat setempat, sekaligus mendorong pengembangan sektor pariwisata berbasis komunitas. (Admin02.RadioArki)

Related posts

Sekda Minta Pemdes Transparan dalam Mengelolah Dana Desa

ArkiFM Friendly Radio

KAHMI Serahkan Bantuan APD ke Sejumlah Daerah di NTB

ArkiFM Friendly Radio

Warga Tongo Desak Kuota Perekrutan PT. Macmahon, Kadis Naker : Tidak Bisa Begitu… 

ArkiFM Friendly Radio

Leave a Comment

You cannot copy content of this page