ARKIFMNEWS

Dosen Undova Berdayakan Petani Madu Mataiyang melalui Inovasi Produk dan Strategi Pemasaran

Sumbawa Barat. Radio Arki – Tim dosen Universitas Cordova (Undova) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di Desa Mataiyang, Kabupaten Sumbawa Barat, dengan pendanaan dari Direktorat Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kemdiktisaintek.

Kegiatan PKM ini berfokus pada pendampingan pengolahan lilin lebah menjadi sabun madu dan lilin aromaterapi, serta pelatihan strategi pemasaran digital dan offline bagi Kelompok Tani Ai Sanger, yang selama ini mengelola usaha madu sebagai salah satu sumber utama penghidupan masyarakat desa.

Pelaksanaan program selama bulan Juli – Desember 2025 membuahkan hasil positif. Seluruh peserta menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan terkait inovasi produk turunan lebah dan teknik pemasaran.

Selain itu, kelompok berhasil memanfaatkan media sosial sebagai kanal pemasaran digital serta memulai distribusi produk secara langsung ke pasar lokal, baik di dalam maupun luar wilayah Kabupaten Sumbawa Barat.

Kegiatan ini mendapatkan apresiasi dan dukungan penuh dari pemerintah desa dan warga setempat. Kepala Desa Mataiyang, Khairul yang berkesempatan hadir dalam acara pembukaan program, menyampaikan komitmennya dalam mendukung pengembangan usaha madu melalui sinergi lintas pemangku kepentingan.

“Kami berharap kolaborasi seperti ini dapat terus berlanjut dan melibatkan lebih banyak pihak, karena usaha madu merupakan tumpuan ekonomi penting bagi warga kami, selain dari sektor pertanian,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua pelaksana program, Sumarlin, S.E.I., M.P., menyampaikan bahwa Universitas Cordova terus berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat, membawa pengetahuan dan teknologi yang aplikatif dan berkelanjutan.

“Melalui program PKM ini, kami berharap dapat mendorong kemandirian masyarakat dalam mengembangkan produk lokal berbasis sumber daya alam yang dimiliki. Universitas Cordova akan terus mendampingi dan mendukung pengembangan potensi lokal seperti yang dilakukan bersama Kelompok Tani Ai Sanger,” ungkapnya.

Kegiatan ini merupakan wujud nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam pengabdian kepada masyarakat, serta mencerminkan peran aktif perguruan tinggi dalam pengembangan ekonomi lokal melalui kolaborasi yang inklusif dan berkelanjutan. (Admin02.RadioArki)

Related posts

Pj Gubernur NTB Resmi Luncurkan Logo Gili Balu

ArkiFM Friendly Radio

Pimpinan dan Seluruh Fraksi DPRD KSB Kompak Dukung Pembentukan PPS

ArkiFM Friendly Radio

KSB Deklarasi Kabupaten Tuntas STBM Pertama di Indonesia

ArkiFM Friendly Radio

Leave a Comment

You cannot copy content of this page