Sumbawa Barat. Radio Arki – Kejaksaan Negeri Sumbawa Barat kembali hadir di tengah masyarakat melalui program Penyuluhan Hukum ‘Sobat Bertanya, Om Jak Menjawab’ yang digelar dalam suasana santai di arena Car Free Day (CFD) Kemuter Telu Center (KTC) Taliwang, Minggu, 22 Juni 2025.
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.00 WITA tersebut, menjadi ruang interaktif antara warga dan para jaksa yang tergabung dalam Tim Intelijen Kejari Sumbawa Barat.
Bertindak sebagai nnarasumber dalam kegiatan ini adalah Kepala Seksi Intelijen Kejari Sumbawa Barat, Benny Utama, SH. Ia didampingi oleh Jaksa Fungsional Pahrul Taufik Dalemunthe, SH, serta Staf Intelijen Muhammad Sahril Gunawan, SH.
Menurut Benny Utama, kegiatan ini dirancang untuk lebih mendekatkan institusi kejaksaan dengan masyarakat secara langsung dan terbuka. Melalui forum dialog di tengah aktivitas CFD, warga bebas mengajukan berbagai pertanyaan terkait persoalan hukum yang mereka hadapi, dan langsung dijawab oleh para jaksa di tempat.
“Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk membangun kesadaran hukum di tengah masyarakat. Dengan pola penyuluhan interaktif seperti ini, masyarakat lebih mudah memahami hukum karena disampaikan secara langsung dan sederhana,” ungkap Benny.

Berbagai isu hukum menjadi perhatian warga dalam kegiatan tersebut. Di antaranya adalah pertanyaan terkait tindakan asusila pada anak dan yang melibatkan pelaku anak, penyebaran data pribadi melalui media sosial, bullying terhadap anak di sekolah, hingga pertanyaan teknis seputar penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan kejaksaan.
Para jaksa dengan sabar menjawab dan memberikan edukasi hukum secara lugas namun tetap humanis. Diskusi berjalan dinamis dengan antusiasme masyarakat yang tinggi, menandakan kebutuhan mereka akan akses informasi hukum yang terpercaya.
Kegiatan Sobat Bertanya, Om Jak Menjawab berakhir sekitar pukul 10.00 WITA dan berlangsung dengan lancar tanpa kendala. Kejari Sumbawa Barat berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkala agar pemahaman hukum masyarakat semakin meningkat, dan kepercayaan terhadap institusi penegak hukum semakin kuat.
“Kami akan terus hadir untuk masyarakat, tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam upaya pencegahan dan edukasi. Karena masyarakat yang melek hukum adalah pondasi dari terciptanya keadilan,” tutup Benny. (Admin02.RadioArki)
