ARKIFMNEWS

Tingkatkan Kualitas Nakes, Pemkab Sumbawa Barat Gandeng Universitas Airlangga

Foto: Rombongan Pemkab Sumbawa Barat saat foto bersama pihak Unair. (Doc: FB RSUD Asy-Syifa’)

Sumbawa Barat. Radio Arki – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumbawa Barat terus bergerak memperkuat kualitas layanan kesehatan melalui peningkatan kapasitas tenaga kesehatan (Nakes).

Salah satu langkah strategis yang kini ditempuh adalah menjalin kerja sama dengan Universitas Airlangga (Unair), salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia, guna membuka akses pendidikan, pelatihan, dan pengembangan kompetensi tenaga kesehatan di daerah.

Upaya tersebut ditandai dengan audiensi antara jajaran Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat dan pihak Universitas Airlangga sebagai tahap awal menuju penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang direncanakan dalam waktu dekat.

Kerja sama ini dipandang sebagai investasi jangka panjang untuk menciptakan tenaga kesehatan yang profesional, kompeten, dan mampu menjawab kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat yang terus berkembang.

Direktur RSUD Asy-Syifa’ Sumbawa Barat, Andy Suhaeri, S.ST., M.M.Inov, mengatakan kolaborasi dengan Universitas Airlangga merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat sektor kesehatan melalui peningkatan kualitas SDM sebagai fondasi utama pelayanan publik.

“Pemkab Sumbawa Barat berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas tenaga kesehatan. Kerja sama dengan Universitas Airlangga ini diharapkan menjadi pintu masuk bagi berbagai program pengembangan kompetensi yang berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat,” ujar Andy Suhaeri kepada wartawan, Jum’at, 22 Mei 2026.

Audiensi tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa Barat yang didampingi Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Pendidikan, serta Direktur RSUD Asy-Syifa’. Dalam pertemuan itu, kedua pihak membahas berbagai peluang kerja sama yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan.

Beberapa agenda yang menjadi fokus pembahasan antara lain peningkatan kualifikasi tenaga kesehatan melalui pendidikan lanjutan, pelatihan dan sertifikasi profesi, penguatan kapasitas tenaga medis dan paramedis, hingga pengembangan program pendampingan akademik yang dapat mendukung peningkatan mutu layanan kesehatan di daerah.

Menurut Andy, tantangan pelayanan kesehatan saat ini semakin kompleks. Selain dituntut memberikan pelayanan yang cepat dan berkualitas, tenaga kesehatan juga harus mampu beradaptasi dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi kesehatan, serta perubahan kebutuhan masyarakat.

Karena itu, kata dia, sinergi antara pemerintah daerah dan institusi pendidikan tinggi menjadi kebutuhan yang tidak dapat dihindari. Perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam menyiapkan SDM yang unggul melalui transfer ilmu pengetahuan, penelitian, dan inovasi di bidang kesehatan.

“Kolaborasi ini bukan hanya tentang peningkatan kapasitas individu tenaga kesehatan, tetapi juga bagian dari upaya memperkuat sistem kesehatan daerah secara menyeluruh. Kami ingin memastikan bahwa masyarakat Sumbawa Barat mendapatkan pelayanan kesehatan yang semakin baik dari tenaga kesehatan yang kompeten dan profesional,” jelasnya.

Universitas Airlangga sendiri dikenal sebagai salah satu perguruan tinggi terkemuka di Indonesia yang memiliki reputasi kuat di bidang pendidikan kesehatan dan kedokteran. Kehadiran institusi tersebut dalam skema kerja sama diharapkan dapat membuka peluang lebih luas bagi tenaga kesehatan di Kabupaten Sumbawa Barat untuk mengakses pendidikan dan pelatihan berkualitas.

Lebih jauh, rencana MoU ini juga diharapkan menjadi fondasi bagi lahirnya berbagai program kolaboratif lainnya, termasuk pengembangan riset kesehatan, peningkatan kapasitas manajemen rumah sakit, serta inovasi pelayanan kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan daerah.

Pertemuan antara Pemkab Sumbawa Barat dan Universitas Airlangga menjadi momentum penting dalam membangun sinergi antara pemerintah daerah dan dunia akademik. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu melahirkan SDM kesehatan yang unggul, berdaya saing, serta siap menghadapi tantangan pelayanan kesehatan di masa depan. (Admin02.RadioArki)

Related posts

Boyong Kepala OPD, Gubernur NTB Ingin Dengar Keluhan Warga Kabupaten Bima

ArkiFM Friendly Radio

Usai Ditandatangi PJS Bupati KSB, UMK 2021 Diusulkan ke Pemprov

ArkiFM Friendly Radio

Mantan Kades Goa Resmi Dipolisikan

ArkiFM Friendly Radio

Leave a Comment

You cannot copy content of this page