NEWS

Desa Manemeng Tegaskan Komitmen Perkuat Akurasi Data Lewat Musdes DT-SEN

Brang Ene. Radio Arki – Pemerintah Desa Manemeng menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan ketepatan dan keterpaduan data sosial ekonomi masyarakat dengan menggelar Musyawarah Desa (Musdes) pembahasan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DT-SEN).


Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Kantor Desa Manemeng pada Senin (13/10) ini dihadiri oleh perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), perwakilan Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa Barat, tokoh masyarakat, serta tim Agen Gotong Royong (AGR).

Langkah ini menjadi bagian penting dalam memperbarui dan menyatukan data sosial ekonomi masyarakat secara menyeluruh. Melalui DT-SEN, diharapkan terbangun satu basis data tunggal yang akurat, valid, dan dapat menjadi rujukan utama dalam penyaluran berbagai program bantuan sosial, baik di tingkat desa maupun kabupaten.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Manemeng, Jayadi, S.H., menekankan bahwa musyawarah adalah fondasi dalam setiap proses pengambilan kebijakan pembangunan desa.

“Kami pemerintah desa tidak dapat memutuskan segala sesuatu kalau tidak melalui musyawarah. Prinsip berdesa bagi kami adalah membangun Desa Manemeng bersama-sama,” tegas Jayadi.

Ia juga menjelaskan bahwa DT-SEN merupakan proses pemutakhiran data sosial ekonomi yang akan menggantikan data lama agar lebih relevan dan tepat sasaran.

“DT-SEN ini akan menjadi acuan utama bagi masyarakat yang benar-benar layak menerima bantuan. Karena itu, kami berharap hasil musyawarah hari ini valid dan mencerminkan kondisi masyarakat yang sesungguhnya,” ujarnya.

Jayadi menambahkan, keakuratan data menjadi tanggung jawab bersama agar penyaluran program bantuan pemerintah tidak tumpang tindih dan lebih tepat sasaran.

Sementara itu, Rani Puspita Sari, S.E., perwakilan Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa Barat, menjelaskan secara rinci mekanisme dan tujuan pelaksanaan DT-SEN. Menurutnya, kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional penataan ulang data sosial ekonomi agar lebih akurat dan terintegrasi.

“Kita ingin mendapatkan data yang benar-benar valid. Setelah musyawarah ini selesai, data akan diinput ke sistem Dinas Sosial dan diteruskan ke Badan Pusat Statistik (BPS). Hasil inilah yang menjadi dasar berbagai program bantuan sosial pemerintah,” jelasnya.

“Usai Musdes tim desa akan melakukan verifikasi lapangan terhadap 79 warga bersama tim AGR dan perangkat desa, untuk memastikan data benar-benar mencerminkan kondisi masyarakat secara nyata,” demikian, Rani. (Adv/iwenk. Radio Arki)

Related posts

Menang Pilkades, A. Rasyid : Ini Adalah Kemenangan Rakyat Tangga Baru

ArkiFM Friendly Radio

Pembentukan Provinsi Pulau Sumbawa, Ketua DPP Gelora: Itu Warisan yang harus diperjuangkan

ArkiFM Friendly Radio

Warga Sajang Tolak Rencana TPST: “Kami Bukan Tempat Sampah”

ArkiFM Friendly Radio

Leave a Comment

You cannot copy content of this page