NEWS

Lewat Riset Lingkungan, Dosen UTS Raih Hibah Prestisius dari Pemerintah Norwegia

Sumbawa. Radio Arki — Komitmen Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) dalam riset lingkungan kembali membuahkan hasil membanggakan. Salah satu dosennya, Dr. Sofyan Haryadi, S.Pd., M.Si., dari Program Studi Sosiologi, berhasil meraih hibah internasional Folu Net Sink 2030 yang didanai oleh Pemerintah Norwegia.

Dari lebih dari 1.600 peserta di seluruh Indonesia, hanya 178 penerima yang dinyatakan lolos seleksi nasional. Capaian ini menempatkan Dr. Sofyan sebagai salah satu akademisi daerah yang berhasil menembus program bergengsi tingkat internasional di bidang lingkungan hidup.

Program Folu Net Sink 2030 merupakan bagian dari skema Penerima Manfaat Penyaluran Dana Folu Net Sink 2030 — Layanan Dana Masyarakat untuk Lingkungan periode ketiga. Program ini menekankan peran masyarakat dalam pengurangan emisi karbon serta pelestarian keanekaragaman hayati melalui pendekatan berbasis komunitas.

Dalam proposal penelitiannya, Dr. Sofyan mengangkat tema “Folu Biodiversity” dengan judul kegiatan “Peningkatan Intensitas Pengelolaan Lahan Kering Melalui Penanaman Pohon Produktif Penyerap Karbon di Desa Kakiang”. Menanggapi capaian tersebut, Dr. Sofyan mengungkapkan rasa syukur dan komitmennya untuk memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kami bersyukur bisa lulus hibah Folu Net Sink ini. Semoga kegiatan ini dapat berkontribusi banyak bagi masyarakat, khususnya dalam pengelolaan lahan kering yang lebih produktif dan ramah lingkungan,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan ini melanjutkan jejak baik dosen UTS sebelumnya.

“Hibah ini sama seperti yang pernah diraih oleh rekan kami, Dr. Dianto, S.H., M.H., tahun lalu. Beliau juga mendapatkan dukungan hibah dari Pemerintah Norwegia untuk program rehabilitasi lahan kritis,” jelasnya.

Sebagai bagian dari implementasi program, akan digelar lokakarya bertema urgensi penanaman pohon produktif di lahan kering, dengan menghadirkan Dewan Kehutanan Nasional, akademisi, dan praktisi lingkungan. Kegiatan ini menjadi ajang edukasi sekaligus momentum awal aksi penanaman pohon bernilai ekonomis dan berdaya serap karbon tinggi, seperti jati, kemiri, dan berbagai pohon buah lokal.

Kegiatan tersebut direncanakan berlangsung pada 23 Oktober 2025 di Desa Kakiang, Kecamatan Moyo Hilir, Kabupaten Sumbawa, dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat setempat. Atas capaian ini, UTS kembali menegaskan komitmennya terhadap pembangunan berkelanjutan dan konservasi lingkungan melalui kolaborasi nyata antara dunia akademik dan masyarakat. (Admin01. Radio Arki)

Related posts

Pemerintah Kecamatan Taliwang Mengucapkan, Selamat Atas Dilantiknya Pengurus ASKAB PSSI Sumbawa Barat

11 Orang Diamankan Pada Operasi Pekat

ArkiFM Friendly Radio

Tim Kerja STBM Diminta Kampanyekan Larangan Tambang Liar

ArkiFM Friendly Radio

Leave a Comment

You cannot copy content of this page