Brang Ene. Radio Arki- Pemerintah Desa Mujahiddin menyatakan komitmen penuh dalam mendukung pengembangan Koperasi Merah Putih Desa sebagai bagian dari program strategis pemerintah pusat untuk memperkuat ekonomi kerakyatan di tingkat desa. Langkah ini menjadi upaya konkret dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.
Saat ini, struktur kepengurusan Koperasi Merah Putih Desa Mujahiddin telah terbentuk secara lengkap. Para pengurus yang telah ditetapkan antinya diharapkan dapat menjalankan roda organisasi serta mengelola berbagai unit usaha yang dirancang sebagai core business koperasi. Hal ini menjadi fondasi awal yang kuat dalam memastikan koperasi dapat beroperasi secara efektif dan berkelanjutan.
Kepala Desa Mujahiddin, H. Sahrul, menyampaikan bahwa keberadaan Koperasi Merah Putih di desa tersebut diyakini akan memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, koperasi harus mampu hadir sebagai solusi ekonomi yang nyata, bukan sekadar formalitas kelembagaan.
“Pemerintah desa tentu memberikan dukungan penuh. Kami optimistis koperasi ini akan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, terutama dengan mengembangkan sektor unggulan seperti pertanian maupun bidang lainnya sesuai potensi desa,” ujarnya, Selasa 17 Maret 2026 siang tadi.
Ia menambahkan, dengan adanya core business yang jelas dan terarah, koperasi diharapkan mampu menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat, mulai dari produksi, distribusi, hingga pemasaran hasil usaha warga. Namun demikian, operasional koperasi secara maksimal masih menunggu rampungnya pembangunan gedung koperasi yang bersumber dari anggaran APBN. Keberadaan gedung tersebut dinilai sangat penting sebagai pusat layanan dan aktivitas koperasi.
“Jika bangunan sudah selesai, tentu kegiatan koperasi akan lebih efektif dan terorganisir. Ini yang kita dorong agar segera terealisasi, sehingga manfaat koperasi bisa segera dirasakan oleh masyarakat,” jelasnya.
Sementara itu, Pendamping Lokal Desa Mujahiddin, Saharuddin, mengungkapkan bahwa pihaknya terus melakukan pendampingan secara intensif guna memastikan kesiapan koperasi, baik dari sisi kelembagaan maupun operasional.
Pendampingan tersebut meliputi penguatan kapasitas pengurus, penyusunan sistem administrasi, hingga kesiapan teknis lainnya agar koperasi dapat berjalan secara profesional, transparan, dan akuntabel.

“Kami sangat konsen dalam mendampingi Koperasi Merah Putih ini. Tidak hanya pembentukan pengurus, tetapi juga bagaimana memastikan seluruh instrumen pendukung benar-benar siap. Harapannya, koperasi ini bisa menjadi pusat ekonomi desa yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa konsep Koperasi Merah Putih yang diusung pemerintah pusat tidak hanya berfokus pada aspek ekonomi semata, tetapi juga pada pemberdayaan masyarakat secara menyeluruh. Dengan demikian, koperasi diharapkan mampu menjadi wadah bagi masyarakat untuk berkembang dan berinovasi dalam mengelola potensi desa.
Mneurutnya, sinergi antara pemerintah desa, pendamping, dan masyarakat, Koperasi Merah Putih Desa Mujahiddin diyakini mampu tumbuh menjadi lembaga ekonomi yang mandiri dan berdaya saing. Ke depan, koperasi ini diharapkan tidak hanya menjadi penggerak ekonomi lokal, tetapi juga menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam mengembangkan potensi berbasis kearifan lokal.
“Pemerintah Desa Mujahiddin optimistis bahwa dengan dukungan semua pihak dan perencanaan yang matang, Koperasi Merah Putih akan menjadi pilar utama dalam memperkuat ekonomi desa sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” pungkasnya. (Adv/Iwenk. Radio Arki)
