NEWS

Plafon RSUD Sumbawa Ambruk, Layanan Tetap Normal

Sumbawa. Radio Arki – Angin kencang yang melanda kawasan Sering, Kecamatan Unter Iwes, Rabu (10/9) sekitar pukul 12.00 WITA, menyebabkan sebagian plafon Gedung A Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sumbawa ambruk. Meski sempat mengagetkan, pihak rumah sakit memastikan seluruh pelayanan medis tetap berjalan normal dan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Menurut Andi, petugas keamanan pembangunan gedung sekaligus saksi mata, plafon yang ambruk terjadi secara tiba-tiba ketika suasana sekitar sedang sepi. “Sekitar jam 12 lewat, plafon bagian emper tiba-tiba terlepas karena angin sangat kencang. Untungnya saat itu tidak banyak orang sehingga tidak ada yang menjadi korban,” ujarnya.

Andi menegaskan bahwa insiden ini murni akibat faktor alam (force majeure) dan bukan karena kualitas konstruksi yang buruk. Ia menjelaskan, pembangunan Gedung A sejak awal diawasi ketat oleh konsultan dan tim teknis dari berbagai pihak, termasuk Kejaksaan, Inspektorat, serta Dinas Pekerjaan Umum. “Semua pekerjaan sudah sesuai standar teknis. Jadi ini murni karena cuaca ekstrem,” tambahnya.

Kerugian akibat kerusakan plafon ditaksir mencapai Rp200 juta hingga Rp300 juta. Perbaikan akan segera dilakukan oleh Daeng Baso, kontraktor pembangunan RSUD Sumbawa pada tahun 2019. Selain itu, langkah pengamanan tambahan juga disiapkan untuk memastikan area sekitar gedung tetap aman bagi pasien dan staf rumah sakit.

Kepala Bagian Tata Usaha RSUD Sumbawa, Irfan Agung Rianto, menegaskan bahwa kerusakan hanya terjadi pada bagian emper plafon, sehingga tidak berdampak pada layanan medis. “Yang terdampak hanya plafon luar. Ruang pasien maupun layanan kesehatan lainnya tetap aman,” jelasnya.

Irfan juga menyebutkan, saat angin kencang menerjang, sejumlah petugas sempat mengamankan diri sehingga tidak ada korban. Ia memastikan pelayanan medis di Gedung A tetap berjalan normal, meliputi poli paru, poli kulit dan kelamin, hemodialisa, poli kesehatan jiwa, hingga poli gigi. “Semua pelayanan berjalan normal dan pasien tetap aman,” tegasnya.

Meski sempat menimbulkan kekhawatiran, manajemen RSUD Sumbawa memastikan situasi kini sudah terkendali. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang karena aktivitas medis rumah sakit berlangsung tanpa hambatan. (Yd. Radio Arki)

Related posts

Wujudkan WBK dan WBBM, Pemda KSB Canangkan Zona Integritas

ArkiFM Friendly Radio

Didemo, Kapolres KSB Didesak Evaluasi Kinerja Penyidik Polsek Maluk

ArkiFM Friendly Radio

BWS Sosialisasikan Tindakan Darurat Kegagalan Konstruksi Bintang Bano

ArkiFM Friendly Radio

Leave a Comment

You cannot copy content of this page