NEWS

SMAN 1 Moyo Utara Jadi Lokasi Maraton Edukasi Bahaya Narkoba

Sumbawa Besar. Radio Arki– Edukasi bahaya narkoba yang digagas Fakultas Hukum Universitas Samawa (FH UNSA) bersama Satuan Reserse Narkoba Polres Sumbawa terus marathon dilakukan. Kali ini, SMAN 1 Moyo Utara menjadi lokasi pelaksanaan penyuluhan hukum dan edukasi pencegahan penyalahgunaan narkoba.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preventif untuk membentengi generasi muda dari ancaman narkoba serta pengaruh negatif pergaulan bebas yang kian menyasar usia sekolah.

Kepala SMAN 1 Moyo Utara, Iwan Nuddin, S.Pd, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut sangat penting dalam meningkatkan kesadaran siswa terhadap bahaya narkotika. Menurutnya, edukasi sejak dini menjadi langkah strategis agar pelajar mampu mengenali dan menjauhi perilaku berisiko.

“Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan memiliki pemahaman yang kuat sehingga mampu menjaga diri dari pergaulan yang salah dan penyalahgunaan narkoba,” ujarnya, Rabu 11 Pebruari siang tadi.  

Sementara itu, Kasat Resnarkoba Polres Sumbawa IPTU Harirustaman, S.H., dalam pemaparannya menjelaskan secara detail tentang dampak serius narkoba terhadap kesehatan fisik dan mental. Ia juga mengungkap sejumlah modus peredaran narkotika yang kerap menyasar pelajar.

“Dalam beberapa kasus yang kami tangani, pelajar dimanfaatkan sebagai kurir narkoba. Modusnya diawali dengan menitipkan barang atau menyuruh membeli sesuatu, yang pada akhirnya menyeret korban masuk ke jaringan peredaran narkotika,” jelasnya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Hukum Universitas Samawa, Dr. Lamuddin Zuhri, S.H., M.Hum, dalam kesempatan itu menekankan pentingnya kesadaran hukum dan sikap selektif dalam pergaulan. Ia mengingatkan siswa untuk berani menolak ajakan teman yang mengarah pada perbuatan negatif.

“Bahaya narkoba tidak hanya merusak kesehatan, tetapi juga menghancurkan masa depan generasi muda. Karena itu, siswa harus mampu membentengi diri dengan pengetahuan hukum dan keberanian bersikap,” tegasnya.

Edukasi secara marathon ini, diharapkan dapat menjadi wadah untuk menguatkan sinergi antara dunia pendidikan, perguruan tinggi, dan aparat penegak hukum dapat terus diperkuat guna menciptakan lingkungan sekolah yang aman, sehat, dan bebas dari narkoba. (admin01. Radio Arki)

Related posts

Buron Ke Sleman, Pelaku Penganiayaan Asal Seteluk Dibekuk Polisi

ArkiFM Friendly Radio

Jalan Rusak Ancam Keselamatan, Polisi dan Warga Maluk Ambil Langkah Cepat

ArkiFM Friendly Radio

HPN 2025, PWI Sumbawa Barat Gelar Doa Bersama

ArkiFM Friendly Radio

Leave a Comment

You cannot copy content of this page