Sumbawa. Radio Arki — Tidak ada ruang bagi titipan atau tekanan politik. Begitu penegasan Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., saat melantik 89 pejabat struktural dalam mutasi perdana tahun 2025 di Aula H. Madilaoe ADT, Jumat (1/8/2025).
Pelantikan yang turut dihadiri Wakil Bupati Drs. H. Mohammad Ansori, Sekda Dr. H. Budi Prasetiyo, Forkopimda, para asisten, serta perwakilan dari TP-PKK, GOW, dan Dharma Wanita ini, didasarkan pada Surat Keputusan Bupati Sumbawa Nomor 833 Tahun 2025. SK tersebut mencakup 14 pejabat pimpinan tinggi pratama, 54 pejabat administrator, dan 21 pejabat pengawas, mengacu pada persetujuan Kemendagri Nomor 100.2.2.6/4164/OTDA.

“Mutasi ini murni untuk penyegaran organisasi agar lebih adaptif dan mampu menjawab tantangan. Tidak ada intervensi dari pihak manapun,” tegas Bupati Jarot dalam sambutannya.
Ia mengingatkan para pejabat bahwa jabatan bukan sekadar posisi, melainkan amanah dan tanggung jawab besar. Ia juga menekankan pentingnya kemampuan menghadapi isu publik, transformasi digital, dan keterbukaan terhadap partisipasi masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Bupati Jarot menyampaikan bahwa Pemkab Sumbawa siap merealisasikan program strategis nasional, mulai dari pembangunan Sekolah Rakyat bagi anak keluarga tidak mampu, bantuan sektor pertanian, bantuan sosial hampir Rp300 miliar, hingga penguatan infrastruktur. (Yd. Radio arki)
