NEWS

Bawaslu Sumbawa Bongkar 179 Data Pemilih Bermasalah Pasca Pilkada 2024

Sumbawa Besar. Radio Arki — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sumbawa terus memastikan akurasi data pemilih pasca-Pilkada 2024. Melalui kegiatan pencermatan terhadap Daftar Pemilih Tetap (DPT), Bawaslu menemukan 179 data pemilih bermasalah yang menjadi bahan perbaikan dalam proses pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB).

Dari hasil pencermatan itu, terdapat 12 pemilih memenuhi syarat (MS) dan 167 pemilih tidak memenuhi syarat (TMS).
Secara rinci, kategori MS mencakup 11 pemilih pindah masuk serta 1 pemilih yang telah berusia 17 tahun pada saat pemungutan suara. Sementara kategori TMS terdiri dari 107 pemilih meninggal dunia dan 60 pemilih pindah keluar Kabupaten Sumbawa.

Data hasil pencermatan tersebut telah disampaikan oleh Bawaslu kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumbawa untuk diberikan tanda di dalam DPT. Hal ini mengingat, pasca penetapan DPT, KPU tidak lagi dapat melakukan perubahan, melainkan hanya penandaan terhadap status pemilih.

Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas Bawaslu Kabupaten Sumbawa, Sanapiah menjelaskan bahwa pencermatan ini merupakan bagian dari proses evaluasi dan pembaruan data pemilih pasca pemilihan, bukan upaya menggugat hasil Pilkada.

“Pencermatan ini kami lakukan sebagai langkah perbaikan terhadap DPB agar data pemilih di masa mendatang lebih akurat dan hak pilih masyarakat tetap terlindungi,” ujarnya.

Ia menambahkan, Bawaslu akan terus mengawasi dinamika data pemilih dengan berkoordinasi bersama KPU serta instansi terkait, termasuk Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil).

“Kami juga mendorong masyarakat untuk berpartisipasi aktif, terutama dengan melaporkan setiap perubahan data kependudukan seperti pindah domisili, kematian, maupun adanya pemilih baru. Pemutakhiran data adalah tanggung jawab bersama,” tambahnya.

Melalui langkah ini, Bawaslu Kabupaten Sumbawa menegaskan komitmennya dalam memastikan daftar pemilih yang valid, transparan, dan mutakhir, sebagai fondasi penting untuk memperkuat kualitas demokrasi di daerah ini. (Yd. Radio Arki)

Related posts

AGR Kini Jadi Pokmas Tata Ruang

ArkiFM Friendly Radio

Pawai Siswa SD Tutup Kemeriahan Parade Budaya Harlah KSB

ArkiFM Friendly Radio

Pemda Siapkan Beasiswa Kedokteran Untuk Siswa Asal KSB

ArkiFM Friendly Radio

Leave a Comment

You cannot copy content of this page