NEWS

Disperindagkop KSB Genjot Revitalisasi Pasar Tana Mira

Sumbawa Barat. Radio Arki – Wajah Pasar Tana Mira Taliwang bakal berubah. Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat memastikan revitalisasi pasar segera dimulai tahun ini melalui penataan menyeluruh yang mencakup perbaikan bangunan hingga pengaturan ulang kawasan perdagangan.

Revitalisasi tersebut kini memasuki tahap persiapan. Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Sumbawa Barat tengah merampungkan seluruh dokumen perencanaan teknis sebagai dasar pelaksanaan proyek. Setelah tahapan itu selesai, pemerintah menargetkan proses lelang dapat digelar pada September mendatang.

Kepala Diskoperindag KSB, Suryaman, mengatakan penyusunan perencanaan dilakukan setelah evaluasi APBD Perubahan selesai. Menurutnya, langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan proyek berjalan sesuai target.

“Kami langsung memulai tahapan perencanaan proyek ini secara matang. Langkah awal ini berjalan setelah evaluasi APBD Perubahan selesai,” ujar Suryaman saat diwawancarai pada Senin, 20 Juli 2026.

Penataan difokuskan pada sejumlah fasilitas pasar yang mengalami kerusakan. Kawasan pertokoan emas menjadi salah satu prioritas karena kondisi atap dan lantainya membutuhkan perbaikan. Selain itu, bangunan los di bagian tengah pasar yang sudah tidak layak akan dibongkar untuk mendukung penataan kawasan yang lebih tertata.

Keterangan : pasar tanah mira saat direnovasi pada akhir tahun 2025 lalu, (sumber: ppid)

Pemerintah juga akan mengatur ulang tata letak sejumlah kios agar sirkulasi pengunjung lebih lancar dan aktivitas perdagangan tidak lagi terpusat di satu titik. Penataan tersebut diharapkan mampu menciptakan pasar yang lebih nyaman sekaligus meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat.

“Kami menata kembali area toko emas yang mengalami kerusakan atap dan lantai. Petugas juga merobohkan los tengah yang rusak parah,” ujar Suryaman.

Diskoperindag menargetkan kontrak pekerjaan dapat ditandatangani pada September 2026. Setelah proses lelang selesai, rekanan pemenang tender akan langsung memulai pekerjaan fisik di lapangan dengan target penyelesaian sebelum akhir tahun.

“Kami mengejar target penandatanganan kontrak kerja pada September mendatang. Pemenang lelang dapat langsung memulai pengerjaan fisik di lapangan,” ujar Suryaman.

Pemerintah menargetkan seluruh pekerjaan revitalisasi rampung paling lambat 31 Desember 2026. Dengan demikian, fasilitas pasar yang telah diperbarui diharapkan sudah dapat dimanfaatkan pedagang dan masyarakat pada awal tahun 2027.

Sebelum pekerjaan fisik dimulai, Diskoperindag juga akan melakukan sosialisasi kepada para pedagang. Langkah tersebut dilakukan agar proses revitalisasi berjalan lancar sekaligus meminimalkan dampak terhadap aktivitas perdagangan selama pembangunan berlangsung.

“Kami juga bakal menggelar sosialisasi kepada para pedagang pasar secara bertahap. Langkah ini menunggu pengerjaan dokumen perencanaan selesai secara utuh,” jelasnya. (Al. Radio Arki)

Related posts

Gelar Buka Puasa Bersama, HMI Badko Nusra Serukan Kedamaian

ArkiFM Friendly Radio

Dihadiri Kyai Saad Ibrahim, Persyarikatan Muhammadyah Sumbawa Barat Gelar Silaturahmi

ArkiFM Friendly Radio

KSB Peringkat Pertama Indeks Pembangunan Keluarga Se-NTB

ArkiFM Friendly Radio

Leave a Comment

You cannot copy content of this page