Brang Ene. Radio Arki – Suara gong menggema di Lapangan Gembira untuk menandai dimulainya rangkaian perayaan HUT ke-80 RI di Desa Mujahiddin, kecamatan Brang Ene. Pemukulan gong secara simbolik itu dilakulan langsung oleh Kepala Desa Mujahiddin, H. Sahrul, Selasa (12/8/2025) sore kemarin, pada acara ceromonial pembukaan.
Dalam perayaan HUT RI kali ini, pemerintah desa Mujahidin mengkat tema kebersamaan, kreativitas, dan penghormatan pada pahlawan bangsa. Kegiatan itu rencananya akan digelar selama 5 hari, dari tanggal 12 s.d 17 Agustus.
Dalam sambutannya, kepala desa Mujahidin, H. Sahrul mengajak warga memaknai kemerdekaan lebih dari sekadar upacara atau lomba tahunan. Tetapi sekaligus harus dijadikan momentum memperkuat partisipasi pembangunan dan mempersolid rasa persaudaraam antar warga setempat.
“Merdeka adalah semangat untuk bebas berkarya sekaligus memperkuat persatuan, bahkan di tingkat desa,” ujarnya,

Sementara itu, ketua Panitia HUT RI, Wahid Manugara, S.IP, mengungkapkan bahwa perayaan tahun ini berbeda karena dirancang dengan ide-ide segar dari para pemuda. Sebanyak 11 lomba unik siap digelar, termasuk pertandingan voli dengan tirai yang menghalangi pandangan antar tim, lomba tangkap bebek, aneka lomba tradisional, hingga hiburan rakyat.
Rangkaian acara melibatkan pemuda, ibu-ibu PKK, tokoh masyarakat, dan perangkat desa. Panitia berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga mempererat persaudaraan serta menumbuhkan semangat gotong royong di Desa Mujahiddin.
“Kemerdekaam ini kami harapkan dapat berpengaruh terhadap pembangunan desa. Ada banyak yg kami lombakan, semuanya untuk semangat persaudaraan,” (Iwenk/adv. Radio Arki)
