NEWS

Kuliah Umum di UNSA, KPK Ajak Mahasiswa Bangun Indonesia Bebas Korupsi

keterangan poto : suasana kuliah umum KPK di UNSA, (sumber. Arki)

Sumbawa. Radio Arki – Universitas Samawa (UNSA) menggelar kuliah umum bertema “Penanaman Nilai-Nilai Integritas dan Antikorupsi di Perguruan Tinggi”, pada Senin, 23 Juni 2025, bertempat di Auditorium UNSA. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Rektor UNSA, Prof. Dr. Syaifuddin Iskandar, dan menghadirkan Deputi Bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Wawan Wardana, sebagai narasumber utama.

Kuliah umum ini merupakan bagian dari kerjasama strategis antara UNSA dan KPK dalam menanamkan nilai-nilai integritas dan budaya antikorupsi di kalangan mahasiswa dan civitas akademika.

Dalam sambutannya, Prof. Syaifuddin menekankan pentingnya pendidikan antikorupsi di perguruan tinggi sebagai bagian dari pembentukan karakter calon pemimpin bangsa.

“Integritas dan kejujuran bukan sekadar slogan, tetapi prinsip hidup yang harus tertanam dalam diri mahasiswa. Kegiatan ini merupakan langkah konkret penyadaran akan bahaya korupsi sejak dini,” tegasnya.

Ia juga berharap para peserta dapat menjadi agen perubahan yang menyebarkan semangat antikorupsi di tengah keluarga, lingkungan sosial, dan masyarakat luas.

Lebih jauh, Rektor UNSA menggarisbawahi bahwa lembaga pendidikan memiliki tanggung jawab moral untuk menjadi teladan dalam hal tata kelola yang bersih dan transparan. Ia turut menyoroti tingginya tingkat korupsi di Indonesia dan berharap KPK tetap dapat menjalankan fungsinya secara independen tanpa intervensi.

Keterangan poto : Rektor UNSA saat memberikan cindranata kepada Deputi Bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Wawan Wardana (sumber.arki)

“Indonesia saat ini menempati peringkat ke-90 dari 140 negara dalam indeks persepsi korupsi. Ini angka yang cukup mengkhawatirkan. Semangat awal pembentukan KPK harus terus dijaga. Kegiatan seperti ini harus diperluas, tidak hanya di kampus, tetapi juga menjangkau seluruh pejabat publik di berbagai tingkatan,” tambahnya.

Sementara itu, dalam pemaparannya, Deputi Bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat Komisi Pemberantasan Korupsi, Wawan Wardana mengungkapkan tentang strategi pencegahan korupsi melalui pendidikan karakter, penguatan nilai moral, serta pembangunan sistem tata kelola yang transparan dan akuntabel.

“Kampus dan mahasiswa harus menjadi garda terdepan untuk melawan korupsi. Sangat penting untuk membangun kesadaran tentang bahaya korupsi,” ungkapnuaya

Suasana kuliah berlangsung interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang melibatkan ratusan peserta dari berbagai fakultas. Antusiasme mahasiswa dan civitas akademika UNSA menunjukkan pentingnya menjaga integritas dan budaya antikorupsi untuk tumbuh di kalangan generasi muda. Kolaborasi juga menjadi bisa inspirasi bagi perguruan tinggi lainnya untuk ikut serta membangun Indonesia yang bersih dan berintegritas sejak dari ruang-ruang kelas. (Yd. Radio arki)

Related posts

Bincang di Inews, Fud Paparkan Kiat Sukses Turunkan Stunting

ArkiFM Friendly Radio

Pemerintah Desa dan BPD Tepas Mengucapkan Dirgahayu Republik Indonesia ke-79

ArkiFM Friendly Radio

Pengumuman Penetapan Hasil Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Sumbawa Barat Tahun 2024

ArkiFM Friendly Radio

Leave a Comment

You cannot copy content of this page