NEWS

Lawan Hoaks dan Apatisme Politik, KPU Sumbawa Ajak Mahasiswa Jadi Agen Demokrasi

keterangan poto : kpu sumbawa saat memberikan edukasi berdemokrasi di UNSA. (Sumber. Arki)

Sumbawa. Radio Arki — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumbawa terus memperkuat pendidikan politik di kalangan pemilih muda melalui kegiatan bertajuk “Penguatan Literasi Demokrasi dan Kepemiluan” yang digelar bersama mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) Universitas Samawa (UNSA). Kegiatan ini berlangsung di Ruang Media Center KPU Sumbawa.

Acara ini bertujuan membekali mahasiswa dengan pemahaman mendalam mengenai proses demokrasi serta mendorong peran aktif generasi muda dalam mewujudkan pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas.

Komisioner KPU Kabupaten Sumbawa, Heri Kurniawansyah HS, hadir sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan secara komprehensif mengenai sistem kepemiluan di Indonesia, mulai dari tahapan penyelenggaraan pemilu, tugas dan tanggung jawab KPU, hingga pentingnya keterlibatan generasi muda dalam setiap proses demokrasi.

“Mahasiswa bukan hanya pemilih, tetapi juga pendidik politik di lingkungannya. Dengan pemahaman yang benar, mereka bisa menjadi garda terdepan dalam melawan politik uang, hoaks, dan apatisme pemilu,” tegas Heri.

Ia juga menekankan pentingnya literasi digital sebagai bagian dari literasi demokrasi. Mengingat derasnya arus informasi dan potensi disinformasi menjelang pemilu, mahasiswa diharapkan mampu menjadi pemilih cerdas yang kritis dalam menyaring isu-isu politik yang beredar.

“emilih yang cerdas adalah mereka yang mampu memilah informasi serta berpikir kritis terhadap narasi politik yang berkembang di ruang digital,” ujarnya.

Selama kegiatan berlangsung, antusiasme mahasiswa tampak tinggi. Berbagai pertanyaan dilontarkan seputar mekanisme kerja KPU, hak dan kewajiban pemilih, hingga bagaimana mahasiswa dapat berperan lebih jauh dalam pengawasan dan pendidikan pemilih di tengah masyarakat.

Program ini merupakan bagian dari strategi nasional KPU untuk menyasar pemilih pemula dan muda dalam upaya meningkatkan kualitas dan partisipasi demokrasi, khususnya menjelang Pemilu Serentak 2029.

“Kami berharap mahasiswa UNSA keluar dari ruangan ini tidak hanya sekadar tahu tentang pemilu, tetapi juga siap menjadi agen literasi demokrasi, baik di lingkungan kampus maupun di tengah masyarakat,” pungkas Heri, yang juga menjabat sebagai Anggota Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM KPU Sumbawa.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama serta seruan untuk menyebarkan semangat demokrasi yang jujur, inklusif, dan berkeadaban di kalangan generasi muda. (Yd. Radio arki)

Related posts

Tambang Ilegal di Jorok Liang Seloto Jadi Atensi Kepolisian

Operasi Plastik Kini Bisa di RSUD Asy Syifa’

ArkiFM Friendly Radio

Pemdes Mura Terima Pendampingan Hukum Kajari Sumbawa Barat

ArkiFM Friendly Radio

Leave a Comment

You cannot copy content of this page