Sumbawa Barat, Radio Arki – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) telah menyalurkan bantuan zakat kepada ratusan mustahik di Pulau Sumbawa yaitu Kabupaten Sumbawa, KSB, Kabupaten Bima, Kabupaten Dompu dan Kota Bima. Penyaluran ini ditegaskan sebagai bentuk komitmen BAZNAS dalam memastikan hak-hak penerima zakat tersampaikan secara merata dan tepat sasaran.
Wakil Ketua BAZNAS NTB, Rusli S.Ag, yang merupakan komisioner asal Kabupaten Sumbawa Barat dan belum lama menjabat sebagai bagian dari pimpinan BAZNAS NTB, menyampaikan bahwa bantuan yang disalurkan mencakup berbagai kelompok penerima.
Sebanyak 250 mustahik menerima bantuan konsumtif yang tersebar di wilayah Sumbawa dan KSB. Selain itu, bantuan juga diberikan kepada 60 tokoh agama (toga), 60 tokoh masyarakat (toma), serta 60 marbot masjid di kabupaten lainnya. BAZNAS NTB juga memberikan bantuan rutin kepada 20 mustahik tetap dengan nilai Rp500 ribu per bulan. Sementara itu, sebanyak 100 paket sembako turut disalurkan sebagai bagian dari upaya membantu kebutuhan dasar masyarakat. Bukan hanya di KSB dan Sumbawa, seluruh kabupaten yang ada di NTB juga mendapat hal serupa yaitu bantuan yang bersumber dari pengelolaan zakat.

“kami juga menyalurkan bantuan kepada 20 lembaga, mulai dari masjid, mushalla, pondok pesantren hingga taman pendidikan Al-Qur’an yang masuk dalam kategori fisabilillah. Ini bentuk komitmen kami,” ujarnya kepada media ini, Rabu 8 April 2026 pagi tadi via seluler.
Rusli menegaskan bahwa BAZNAS merupakan lembaga resmi yang dipercaya pemerintah dalam pengelolaan zakat, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat. Dalam pelaksanaannya, BAZNAS berfungsi sebagai penghubung antara muzakki dan mustahik.
“Zakat disalurkan kepada delapan golongan penerima (asnaf) sebagaimana disebutkan dalam Surat At-Taubah ayat 60. Kami memastikan seluruh hak mereka tersampaikan, baik diminta maupun tidak,” tegasnya.
Ia menambahkan, penyaluran bantuan di pulau Sumbawa merupakan bagian dari wilayah dampingan langsung dirinya. Sementara pimpinan BAZNAS NTB lainnya juga melaksanakan program serupa di wilayah masing-masing. Program ini merupakan bagian dari program utama BAZNAS NTB dalam memperkuat distribusi zakat sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah. (admin01. Radio Arki)
