Sumbawa Barat. Radio Arki – Sebanyak 16 pemuda asal Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Nusa Tenggara Barat, resmi lolos seleksi program Beasiswa Pelatihan Dasar Mekanik Alat Berat Batch 1.
Program ini menjadi langkah konkret menyiapkan tenaga kerja muda berdaya saing untuk menjawab kebutuhan industri yang terus meningkat.
Program beasiswa tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat, PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT), dan UT School. Seleksi peserta telah dibuka sejak Maret 2026.
Prosesi orientasi sekaligus pelepasan peserta digelar di Taliwang dan dipimpin langsung Bupati Sumbawa Barat H Amar Nurmansyah.
Bupati Amar memberikan apresiasi kepada seluruh peserta yang berhasil lolos melalui tahapan seleksi ketat.
“Keberhasilan ini murni hasil kerja keras dan kemampuan kalian sendiri. Manfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin,” kata Amar.
Amar menjelaskan, ke depan Balai Latihan Kerja (BLK) KSB akan diposisikan sebagai pusat pengembangan sumber daya manusia unggul yang memiliki kualitas setara standar industri nasional, termasuk standar pelatihan UT School.
Menurutnya, pemerintah daerah ingin memastikan generasi muda KSB memiliki keterampilan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja, khususnya sektor industri dan pertambangan.
Pada tahap awal, program Batch 1 diprioritaskan untuk 16 putra daerah asal KSB. Sementara pada gelombang kedua, pemerintah menyiapkan kuota tambahan bagi delapan peserta dalam kelas campuran.
“Ini baru langkah awal. Kita ingin semakin banyak anak-anak KSB yang punya kompetensi dan siap bersaing,” ujarnya.
Bupati juga menitipkan pesan khusus kepada orang tua peserta agar memberikan dukungan penuh apabila nantinya anak-anak mereka mendapat kesempatan kerja di luar daerah setelah menyelesaikan pelatihan.
Ia menegaskan, peluang kerja di luar wilayah merupakan bagian dari manfaat besar program beasiswa tersebut.
“Kalau ada peluang kerja di luar, itu bagian dari kesempatan besar dari program ini. Pemerintah daerah siap mendukung selama penempatan kerjanya jelas,” tegas Amar.
Di akhir kegiatan, Amar menegaskan program ini merupakan bagian dari realisasi visi daerah melalui program unggulan KSB Maju Luar Biasa, khususnya dalam mendorong transformasi industrialisasi ketenagakerjaan.
Pemkab KSB, kata dia, ingin memastikan generasi muda memiliki jalur kerja yang lebih jelas melalui peningkatan keterampilan berbasis kebutuhan industri.
“Ini bukan sekadar pelatihan, tapi investasi masa depan daerah dan harapan baru bagi generasi muda Sumbawa Barat,” pungkasnya.
Manager Community Development PT AMNT, Dimas Purnama, mengatakan kebutuhan tenaga mekanik alat berat saat ini cukup tinggi. Karena itu, kolaborasi antara dunia usaha dan pemerintah daerah dinilai penting untuk menyiapkan tenaga kerja lokal yang kompeten.
Menurutnya, PT AMNT mendukung penuh program peningkatan kualitas tenaga kerja daerah melalui pelatihan dasar mekanik alat berat tersebut.
“Harapannya, lahir angkatan kerja KSB yang punya daya saing dan siap masuk ke dunia industri,” katanya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Karya Bakti United Tractors, Endang Tri Handayani, menekankan bahwa peluang kerja akan hadir seiring kemampuan teknis dan karakter kerja yang kuat.
Ia meminta seluruh peserta menjaga disiplin, saling mendukung, dan saling mengingatkan selama masa pelatihan berlangsung.
“Kompetensi penting, tetapi karakter juga menentukan masa depan kalian,” ujarnya. (Admin02.RadioArki)
