NEWS

Lampu Jalan Padam Tuai Sorotan, Dishub KSB: Ada Gangguan Sistem Keuangan

Keterangan : Beko abubakar, warga yang menyorot tentang PJU di Sumbawa Barat. (Sumber: istimewa)

Taliwang. Radio Arki – Gelapnya sejumlah ruas jalan di Kelurahan Arab Kenangan, Kecamatan Taliwang, beberapa hari terakhir memicu keluhan warga. Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) yang padam membuat aktivitas malam hari menjadi kurang nyaman dan memunculkan kekhawatiran terhadap keselamatan pengguna jalan.

Kondisi tersebut turut mendapat sorotan dari aktivis muda Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Abu Bakar atau yang akrab disapa Bung Beko. Ia menilai padamnya lampu jalan akibat token listrik yang habis seharusnya tidak terjadi apabila pengawasan dilakukan secara optimal oleh instansi terkait.

Keterangan : ilustrasi perbaikan PJU oleh pemerintah. (sumber: istimewa)

“Ini harus menjadi perhatian serius bagi Dinas Perhubungan. Kita tidak ingin masyarakat terganggu karena PJU mati. Masa hanya karena pulsa listrik terlambat diisi, jalan sampai gelap,” ujar Beko saat diwawancarai, Rabu (15/7/2026).

Menurutnya, keberadaan PJU bukan sekadar fasilitas pelengkap, melainkan bagian dari pelayanan publik yang berkaitan langsung dengan keamanan dan kenyamanan masyarakat. Karena itu, ia meminta Dinas Perhubungan Kabupaten Sumbawa Barat melakukan evaluasi terhadap sistem pengawasan maupun pemeliharaan PJU agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

Menanggapi sorotan tersebut, Dinas Perhubungan Kabupaten Sumbawa Barat melalui Kepala Bidang Pembangunan dan Pemeliharaan, Maswakang Ino mengakui adanya keterlambatan pengisian token listrik pada beberapa titik PJU. Namun, keterlambatan itu dipastikan bukan akibat kelalaian petugas, melainkan adanya gangguan pada sistem keuangan internal yang berdampak pada proses pembayaran.

“Memang pada bulan Juli ini terjadi gangguan sistem keuangan dari kami sehingga agak telat mengisi token listrik. Sebenarnya itu juga tidak terlalu lama kami biarkan, dan memang hari ini kami akan mengisi token itu,” terangnya.

Ia memastikan kondisi tersebut hanya bersifat sementara dan pengisian token segera dilakukan agar seluruh PJU kembali berfungsi normal. Ia pun mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan apabila menemukan lampu PJU yang padam di wilayahnya. Menurutnya, laporan warga akan mempercepat penanganan oleh petugas di lapangan.

“Sebenarnya kalau ada kondisi seperti itu masyarakat tinggal melaporkan saja ke kami. Kami pasti langsung turun untuk melakukan penanganan,” tukasnya. (Al. Radio Arki)

Related posts

Situasi Rumit PPKM, Polisi Pantau Kelompok Nelayan dan Ibu Ibu Penjual Ikan

KABAR BUMI Gelar Training Paralegal di Sumbawa Barat

ArkiFM Friendly Radio

Ketua MUI KSB : Ulama wajib Berjihat Membela NKRI

ArkiFM Friendly Radio

Leave a Comment

You cannot copy content of this page