ARKIFM NEWS

Kapal Cepat Jalur KSB-Senggigi Mulai Beroperasi 9 Juni

“kebutuhan akses transpotasi laut di Sumbawa Barat terus dibenahi. Setelah dermaga labuhan lalar dipastikan sudah dapat digunakan, kini pemerintah daerah  melalui kerjasama dengan pihak ketiga telah membuka jalur KSB –Senggigi dari dermaga tersebut.”

Sumbawa Barat. Radio arki-  Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa Barat melalui kepala Dinas Perhubungan, sangat mengapresiasi Perusahaan Klayang Sakti yang sudah ikut berperan dalam menghidupkan jalun KSB –Senggigi. Dengan adanya jalur transportasi laut tersebut, maka diyakini akan dapat menumbuhkan ikllim investasi di Sumbawa Barat.

Demikian dikatakan, Mashur Yusuf, ST kepada sejumlah awak media, Senin (5/6) sore kemarin.

“dengan menyediakan 2 kapal cepat untuk melayani rute Labuan Lalar-Kayangan, Labuan Lalar-Sengigi. Dan melayani rute Mataram-Sumbawa, Mataram-Dompu dan Mataram-Bima. Maka ini akan sangat membantu pertumbuhan ekonomi Sumbawa Barat.” Ujarnya.

Ia mengungkapkan, rencana operasional kapal cepat tersebut sudah sejak lama direncanakan dengan PT. Klayang Sakti. Bahkan sebagai bentuk keseriusan investasi transportasi dari perusahaan penyedia jasa transportasi tersebut, kapal cepat tersebut telah jauh jauh hari didatangkan dari Batam, dan beroperasi di  Dermaga Benete untuk jalur Benete-Kayangan.

“momen ramadhan ini ingin kami mamfaat untuk meloncing beroperasinya kapal cepat datu seran ini, yaitu pada tanggal 9 juni 2017 mendatang.” Terangnya.

“dengan beroperasinya kapal cepat ini, terutama menjelang idul fitri. Maka diharapkan bisa mengurai penumpukan penumpang di dermaga Poto Tano. Apalagi alternative tujuan di jalur tersebut juga variatif, dan sesuai dengan kebutuhan warga Sumbawa Barat.” Imbuhnya.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan, keberadaan kapal cepat untuk sejumlah jalur tersebut, diharapkan juga dapat memenuhi kebutuhan investasi yang saat ini mulai tumbuh dan berkembang di Sumbawa Barat. Sebut saja, salah satunya adalah pembangun Smelter di PT AMNT.

“sudah kita usulkan agar dermaga Labuhan Lalar dapat menjadi pelabuhan umum. Jadi selain dapat memenuhi jalur investasi di PT AMNT. maka bisa saja nanti untuk pelabuhan barang, penumpang dan bahan bakar.” Ungkapnya.

“Amdal dermaga ini sedang dalam proses, rencananya pelabuhan ini akan dijadikan sebagai induk pelabuhan. Untuk itu, pemerintah daerah sedang membuat 3 dermaga di Labuhan Lalar yang masih-masing diperuntukkan buat penumpang, bongkar muat dan  peti kemas.“Demikian, Mashur Yusuf. (Ibrahim. Radio Arki)

Related posts

Kontribusi AMNT dalam Penanganan Covid-19 Dipertanyakan

ArkiFM Friendly Radio

Pengamanan Akhir Tahun Diperketat, Kapolres KSB Atensi Hal Ini

ArkiFM Friendly Radio

Proyek Bintang Bano Diduga Pengaruhi Kualitas Air PDAM

Leave a Comment