Basarnas Gelar Pelatihan Teknik Pertolongan Di Perairan

0

Sumbawa Besar. Radio Arki – Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Menggelar Pelatihan Potensi SAR Tehnik Pertolongan di Perairan, pada Senin (29/4) di Hotel Transit Sumbawa Besar.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Sumbawa, Direktur Bina Potensi Basarnas, Kapolres, Kakansar Mataram, Dandim 1607/SBW, Kapala BPBD, Kadis Pamdam, dan peserta pelatihan. Kegiatan dibuka langsung oleh Bupati Sumbawa.

Direktur Bina Potensi Basarnas, Marsekal Pertama TNI, Fathurrahman Indra Jaya, SE., MM., mengatakan, hampir semua wilayah Indonesia memiliki kerawanan yang tinggi terhadap musibah dan juga bencana alam.

” NTB khususnya Sumbawa juga memiliki kerawanan sehingga perlu dilakukan pelatihan bagi potensi SAR untuk meningkatkan keahlian semua potensi SAR dalan memberikan pelayanan dan penyelamatan,” ungkapnya.

Dirincikannya, beberapa hal yang akan dilatih dalam kegiatan ini adalah pengetahuan tentang Medical First Responder, Akses dan Pertolongan di Air, Tehnik Bertahan di Air serta Tehnik membawa korban yang sadar maupun tidak sadar di permukaan air.

” Semua materi yang disampaikan dalam.pelatihan ini nantinya akan dilakukan praktek lansung dilapangan yakni di laut kawasan pantai Seliper,” ungkapnya.

Peserta Pelatihan Potensi SAR Tahun 2019 tersebut, berasal dari Instansi Pemerintah, Swasta, Mahasiswa serta Organisasi Pecinta Alam Kabupaten Sumbawa yang akan digelar mulai 29 April sampaindemgan 3 Mei 2019.

Sementara itu, Bupati Sumbawa, H.M. Husni Djibril, yang hadir dalam pembukaan pelatihan Potensi SAR Tehnik Pertolongan di Perairan, yang digelar oleh Basarnas di Hotel Transit Sumbawa Senin (29/4/2019), berharap Pelatihan Potensi SAR ini dapat menambah pengetahuan serta mengefektifkan peran SAR di Kabupaten Sumbawa.

” Saya berharap kedepan agar SAR pusat dan SAR mataram bisa bekerja sama dengan pemerintah dalam hal pelatihan ini,” katanya.

Ditambahkan nya, melalui pelatihan diharapkan akan semakin banyak potensi SAR yang memiliki keahlian dan kecepatan dalam penanganan di lapangan.

“ Semoga kegitan ini tidak hanya sekali dilaksanakan, saya harap pelatihan semacam ini rutin digelar agar petugas SAR di sumbawa memiliki keahlian dalam misi penyelamatan dan pertolongan,” tegasnya. (Tim. Radio Arki)

Leave A Reply