ARKIFM NEWS

TMMD di Sumbawa Barat Ditutup

Foto: Danrem usai menutup pelaksanaan TMMD ke 108.(Ist)

Sumbawa Barat. Radio Arki – Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 108 yang digelar di Kabupaten Sumbawa Barat resmi ditutup di Graha Fitrah KTC, Rabu pagi (29/7).

Dandim 1628 Sumbawa Barat sekaligus Dansatgas TMMD, Letkol Czi Eddy Oswaronto, ST dalam laporan hasil pelaksanaan TMMD mengatakan, pelaksanaan program TMMD telah selesai dilaksanakan 100 persen.

“Kami telah membuat jalan pertanian, pembuatan gorong gorong, pembuatan talud, pembangunan masjid, hingga pembangunan 1 unit rumah tidak layak huni (RTLH),” sebutnya.

Selain melakukan pengerjaan fisik, dalam pelaksanaan TMMD juga dilakukan  pengerjaan non fisik. “Kami juga melakukan penyuluhan penyebaran covid, penyuluhan pertanian, penyuluhan narkoba, hingga sosialisasi rekrutmen TNI,” tambahnya 

Usai membacakan laporan hasil pelaksanaan TMMD ke 108, selanjutnya dilakukan penandatanganan serah terima pengerjaan oleh Dandim 1628 KSB kepada Bupati disaksikan langsung oleh Danrem 162 Wira Bhakti.

Sementara itu, Danrem 162/WB, Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos, SH, M.Hum membacakan amanat Pandam Udayana. Dalam amanat tersebut dikatakan bahwa, sasaran dan volume TMMD cukup berat. Namun dengan semangat kekompakan dan disiplin, semua sasaran dapat diselesaikan tepat waktu.

“Kegiatan TMMD diselenggarakan melibatkan 600 anggota TNI dan juga seluruh stakeholder. Alhamdulillah dengan kekompakan dan dukungan Pemerintah Daerah, semua pengerjaan bisa diselesaikan,” katanya.

Danrem berharap, apa yang dibangun saat TMMD, dapat membantu menumbuhkan semangat, serta merasa memiliki sarana dan prasarana yang telah dibangun. Dengan demikian, dapat dinikmati dalam waktu yang cukup lama.

“Mari senantiasa menjaga kemanunggalan TNI dan rakyat. kita terus menjaga persatuan dan kesatuan, serta melestarikan semangat gotong royong,” tandasnya.

Usia membacakan amanat Pangdam, Danrem langsung menutup secara resmi pelaksanaan kegiatan TMMD yang sasarannya dipusatkan di Desa Seminar Salit. Secara simbolis, bupati menyematkan saputobo kepada Danrem sebagai bentuk penghormatan dan ucapan terimakasih. (Enk. Radio Arki)

Related posts

ASITA : Perlu Dihubungkan Akses Wisata Sumbawa-Bali  

ArkiFM Friendly Radio

HBK : Pertanian Solusi Atasi Problematika Pengangguran di Lombok

ArkiFM Friendly Radio

Polemik Sengketa Tanah SMAN 1 Alas Barat Korbankan Siswa

ArkiFM Friendly Radio