ARKIFM

Kuliah Lapangan, Mahasiswa Undova Pelajari Budaya Pesisir

Foto: Mahasiswa foto bersama di Desa Kertasari. (Ist)

Sumbawa Barat. Radio Arki – Desa Labuhan Kertasari adalah salah satu desa yang ada di Kedcamatan Taliwang. Desa yang berada di bagian Barat Kecamatan Taliwang tersebut berada di bagian pesisir. Sebagai Desa pesisir, Desa Kertasari memiliki ciri khas tersendiri dibandingkan desa lain di Kabupaten Sumbawa Barat.

Adat masyarakat pesisir tumbuh dan berkembang seiring dengan semakin bertumbuhnya penduduk di Desa tersebut. Meskipun terjadi proses akulturasi, adat-istiadat masyarakat di dalamnya masih dapat dipertahankan. Seperti halnya penduduk desa lainnya, budaya gotong royong dan hubungan kekeluargaan masih dijaga erat, sehingga suasana yang terbangun sehari-harinya adalah susana kekeluargaan yang harmonis.

Desa yang sebagian besar penduduknya bermata pencaharian sebagai petani rumput laut tersebut, juga memiliki potensi pariwisata yang menjanjikan. Hal tersebut terbukti dengan mulai hadirnya beberapa hotel, cottage di sepanjang pantai, dan pengelolaan Destinasi wisata oleh penduduk setempat semakin bertumbuh.

Hal tersebut mendorong Mahasiswa Universitas Cordova Program Study Ilmu Pemerintahan Semester 1 melakukan penjajakan dan dialog tentang budaya masyarakat pesisir yang ada di Desa Labuhan Kertasari. Kegiatan tersebut berlangsung hari ahad (17/01) di Desa labuhan Kertasari, bertempat di centra pengembangan usaha tenun.

Foto: Mahasiswa saat dialog bersama tokoh masyarakat Kertasari. (Ist)

Dalam pantauan arkifm.com, Mahasiswa diterima oleh salah satu tokoh masyarakat Desa Labuhan Kertasari, Andi Irma. Mahasiswa bersama Andi Irma terlibat dalam dialog panjang, berkenaan dengan sejarah, adat-adat istiadat dan kondisi kekikinian masyarakat Desa Labuhan Kertasari.

Penajakan dan Dialog tersebut merupakan bagian dari agenda kelas lapangan yang diselengarakan Prodi Ilmu administrasi Pemerintahan Fisipol Undova, dalam rangka pendalaman materi Sosiologi terkait budaya masyarakat pesisir.

Roy Marhandra, SE.,M.Kesos selaku dosen pembimbing menerangkan bahwa, didalam materi Kebudayaan ada unsur-unsur yang menjadi perangkat terbentuknya kebudayaan masyarakat, yaitu system kemasyarakatan, system kekeluargaan, system mata pencaharian, system kemasyarakatan, system kepercayaan, Bahasa dan seni.

“Dalam tataran konsep, semua itu dimiliki oleh setiap kebudayaan yang tumbuh dimana saja. Mengambil Desa Labuhan Kertasari sebagai salah satu lokasi, dikarenakan sejauh panataun bahwa saat ini di Desa Labuhan Kertasari masih banyak kita temui kebudayaan masyarakat pesisir yang masih dipertahankan,” ungkap Roy, sapaan akrab Dosen yang dikenal memiliki segudang pengalaman tersebut.

Andi Irma dalam pengantar awalnya, menerangkan tentang sejarah masyarakat desa kertasari, adat-istiadat yang berlaku, dan bagaimana kondisi kekinian masyarakat desa labuhan kertasari. Meskipun begitu, ia menyampaikan bahwa tentu ada versi lain terkait sejarah Desa Labuhan Kertasari yang berkembang di dalam masyarakat, dan itu harus kita himpun menjadi satu. Dalam kesempatan tersebut, Andi Irma juga menerangkan tentang apa saja kebudayaan yang harus diperhatikan terkait perkembangan perkembangan zaman.

”Saya mengajak kepada adik-adik mahasiswa untuk secara sadar memahami seperti apa posisi perempuan dalam kebudayaan kita hari ini. Ini saya lihat karena banyak diantara kalian mahasiswa ini adalah perempuan. Kalian harus menjaga harkat dan martabat perempuan. Kalian harus tumbuh sebagai perempuan tangguh, karena baik buruknya nasib bangsa ini ada pada perempuan. Berkembangnya kebudayan di era modern sekarang ini, kejahatan terhadap perempuan dan anak semakin kompleks, dan perempuan harus peka, melek teknologi dan harus semakin pintar agar tidak tertindas. Saya siap menjadi teman adik-adik, dan siap mendampingi adik-adik jika ada permasalahan terkait masalah perempuan,” tutup Andi Irma.

Kegiatan kuliah lapangan berakhir di Pantai Gelampar. Sambil menikmati suasana pantai, Mahasiswa diminta untuk mengamati seperti apa aktifitas yang berlangsung di pantai gelampar, sebagai bagian dari pemahaman terhadap kondisi kekinian budaya masyarakat desa Labuhan Kertasari. (Val. Radio Arki)

Related posts

Brang Ene Kecamatan Pertama Tuntas 5 Pilar STBM

ArkiFM Friendly Radio

Tiga Buah Mortir Aktif Ditemukan di Taliwang

ArkiFM Friendly Radio

Guardiola: City Lupa Menyerang dalam 35 Menit Terakhir