NEWS

PMI KSB Beri Edukasi Recovery Pasca Gempa Bumi di Lamunga

Foto: Anggota PMI KSB di Desa Pers Lamunga. (Ist)

Sumbawa Barat. Radio Arki – Gempa bumi dahsyat yang mengguncang NTB 2018 lalu telah usai. Berbagai macam program daerah terdampak seperti rehabilitasi dan rekonstruksi, hingga program recovery terus dilakukan. Hal tersebut dilakukan, semata mata untuk meningkatkan rasa aman, kewaspadaan dini, hingga rehabilitasi mental bagi masyarakat terdampak.

Sebagai organisasi yang bergerak di bidang sosial kemanusiaan, PMI KSB tentu terlibat aktif, baik saat maupun pasca bencana. Di wilayah Sumbawa Barat misalnya, PMI KSB terus memberikan edukasi kepada masyarakat melalui program recovery gempa Lombok, khususnya kepada masyarakat di Desa Persiapan Lamunga. Dipilihnya Desa Persiapan Lamunga, karena desa tersebut merupakan Desa binaan langsung PMI KSB

Gufran, S.Pd.I selaku koordinator kegiatan program recovery gempa Lombok, kepada arkifm.com Jumát (29/1), mengatakan bahwa program recovery Lombok merupakan salah satu kegiatan PMI KSB yang sudah berjalan. Meski pandemic Covid-19 terus melanda, PMI KSB tetap melaksanakan kegiatan tersebut. Tentunya dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

“Sosiaisasi ini merupakan kegiatan layanan shelter atau kegiatan hunian aman dan bermartabat. Selain kegiatan recovery gempa Lombok ini, PMI melalui bidang lainnya seperti layanan UPRB,Yankes dan Wash, juga turut aktif melakukan kegiatan yang terpusat di Desa Persiapan Lamunga,” jelas Gufron, yang juga koordiantor layanan Shelter tersebut.

Foto: Anggota PMI KSB saat memberikan edukasi recovery pasca gempa bumi. (Ist)

Pria yang dikenal humanis ini juga menjelaskan bahwa, kegiatan recovery gempa Lombok ini bertujuan mengembalikan mental atau psikologis masyarakat pasca bencana alam tersebut. Tak hanya itu, setiap masing masing layanan yang ada di PMI KSB juga mensosialisasikan terkait langkah-langkah menghadapi bencana alam. Dengan demikian, masyarkat lebih siap dan dapat meminimalisir hal yang tidak diinginkan dikemudian hari.

Seperti diketahui, PMI KSB menelurkan berbagai program di Desa Persiapan Lamunga. Diantaranya Bidang Shelter yang fokus memberikan pelatihan membuat hunian tahan gempa, aman dan bermartabat. Selanjutnya Bidang Upaya Pengurangan Resiko Bencana (UPRB), yang fokus membentuk kelompok Siaga Bencana berbasis Masyarakat (SIBAT) dan seluruh pesertanya adalah warga Desa Persiapan Lamunga. Selain itu, ada juga Bidang Pelayanan kesehatan (Yankes) yang fokus melakukan Promosi kesehatan. Terakhir, ada Bidang Wash yang fokus pembuatan pipanisasi atau pengaliran air, sekaligus pembuatan tandon atau penamapungan air.


Berjalannya kegiatan shelter tersebut, tidak terlepas dari anggaran yang sepenuhnya didanai oleh Federasi atau IFRC. Dimana kegiatan tersebut berlangsung selama sembilan hari, dimulai dari tanggal 21 sampai dengan tanggal 29 dengan menyisir seluruh Desa Persiapan Lamunga sampai Ai Ngero. “Harapan kami apa yang telah kami berikan dapat bermanfaat bagi masyarakat. Dan yang paling penting menjaga lingkungan. Mulai dari menghadapi bencana alam, maupun non alam. Kami juga berharap apa yang telah diberikan oleh rekan-rekan PMI, dapat ditindaklanjuti oleh teman-teman SIBAT yang berada di Desa Persiapan Lamunga,” tandasnya. (Rival. Radio Arki)

Related posts

BAZNAS KSB Harapkan Perda Tentang Zakat Segera Ditetapkan

ArkiFM Friendly Radio

Dua Tahun Kepemimpinan Zul-Rohmi, Apa Sih Prestasinya?

20 Kelompok Dapat Bantuan Demplot Ayam KUB dan Holtikultura di KSB

ArkiFM Friendly Radio