ARKIFM NEWS

Maulid Nabi Muhammad SAW di Maluk Semarak, Datangkan Dai Kondang

Foto: Kokoh Kiem saat menyampaikan ceramahnya.

Sumbawa Barat. Radio Arki – Pelaksanaan Maulid Nabi Muhammad 1.444 H tingkat kabupaten berlangsung semarak. Kegiatan yang dipusatkan di Kecamatan Maluk tersebut, dihadiri semua karyawan-karyawati lingkup Pemkab Sumbawa Barat bersama seluruh masyarakat Kecamatan Maluk.

Beberapa rangkaian kegiatan mewarnai semarak pelaksanaan Maulid. Mulai dari pawai ta’aruf dan lomba hias penyekan yang diikuti oleh seluruh Sekolah yang ada di Kecamatan Maluk. Tidak hanya itu, maulid yang dilaksanakan pada Kamis (20/10) tersebut, mendatangkan Dai Kondang Kokoh Liem sebagai penceramah.

Bupati Sumbawa Barat Dr. Ir. H. W. Musyafirin.,MM menyampaikan bahwa, baru pertama kali ini diadakan Maulid tingkat Kabupaten di luar Ibu kota Kabupaten (Taliwang,red), yaitu dilaksanakan di Kecamatan maluk.

“Ini pertama dilaksanakan di luar Taliwang. Jadi Maluk ini miniatur Indonesia, tetapi tidak pernah terjadi konflik, karena satu sama lainnya saling menghormati. Apalagi KSB dikenal sebagai daerah zero horizontal konflik,“ kata Bupati.

Berkaitan dengan momentum Maulid, Bupati menekankan agar menjadikan moment maulid untuk berinstrospeksi diri. Yang penting, kata Bupati, setelah ini ada perubahan.

“Kita harus membangun rasa peduli kepada orang lain. Kita akan dihargai orang lain, kalau kita menghargai orang lain. Mendhulukan orang lain baru kita didahulukan. Oleh karenanya saya mengajak kepada kita semua agar bagaimana kita bisa peduli terhadap sesama,” ajak Bupati.

Bupati juga menceritakan, bahwa Baznas telah mensosialisasikan tentang Perbup Zakat. Kesempatan itu juga dijadikan Bupati menerangkan bahwa, subyek yang masuk dalam Perbup Zakat tersebut bukan hanya ASN lingkup Pemkab.

“Mulai hari ini, kita tambah subyeknya yaitu karyawan PT. AMAN, instansi Vertikal, BUMN dan BUMD. Pendek kata semua yang kantor beroperasi di KSB berkewajiban dipungut zakatnya. Zakat tersebut nantinya akan disalurkan ke kaum dhuafa atau yang berstatus miskin,” jelas Bupati.

“insyAllah Berzakat akan menutup 70 pintu keburukan bagi kita, bagi masyaraikat, dan bagi daerah kita. Dengan doa kita bersama, insyaAllah KSB akan menjadi daerah Baik, Baldatun Toyyibatun Warabbhun Ghafur,” imbuh Bupati.

Sementara itu, kokoh Liem dalam ceramahnya menekankan pentingnya meningkatkan keimanan meneladani rasulullah. Kokoh liem menyampaikan banyak sekali kisah tentang dirinya yang akhirnya mendapat hidayah memeluk Islam. Dalam kesempatan tersebut, Kokoh Liem juga mengajak masyarakat KSB untuk tetap melaksanakan kewajiban sebagai umat Muslim secara kaffah. (Radio Arki)

Related posts

Tiga KPH di Sumbawa Barat Mulai Diperkuat

ArkiFM Friendly Radio

Kementan Akan Ujicoba Pembuatan Pakan Ternak dari Limbah Pertanian di NTB

ArkiFM Friendly Radio

Crosser Cilik KSB Melibas Crosser Berpengalaman Jawa Dan Bali Di Kejurnas

ArkiFM Friendly Radio