Rapim KPI, JK Minta Media Kedepankan Self Control

0

Mataram. Radio Arki – Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla, menapik atas pemberitaan yang tidak mencerminkan kebenaran misal informasi hoax yang tidak jelas sumbernya. Ia meminta  KPI agar tetap menjadi media yang kedepankan self control (kontrol) yang mengutamakan selektifitas dalam menyampaikan kabar di ruang publik.

“Media juga harus self kontrol untk menjaga, karena pengawasan KPI terbatas pada lembaga penyiaran,” ucapnya, Rabu (9/10) kemarin, saat menyampaikan sambutan di Acara Pembukaan Rapim KPI di Istana Wapres.

Selanjutnya, kata dia setelah reformasi ada tiga hal yang bisa berubah, yang menjadikan semua lebih demokratis. Diantaranya  kebebasan pers yg luar biasa atau bahkan adanya pemerintah yang otonom.

Baca Juga : https://arkifm.com/7276-rapim-di-istana-wapres-kpi-ri-akan-utamakan-informasi-yang-kredibel.html

Komisioner KPI pada pembukaan Rapim di Istana Wapres. (Doc. Arkifm)

“Akibat nya muncul teknologi yg berkembang sehingga media juga berkembang. Ratusan stasiun TV, radio, cetak, media online. Perkembangan media ini seharusnya diikuti juga dengan norma sehingga media lebih terjaga,”cetusnya.

Secara terpisah, Ketua KPID NTB, mengatakan  dalam Rapim KPI 2019 itu dapat merumuskan penguatan kelembagaan, pembaharuan dari P3SPS serta sistem perizinan Online Singel Submission. Sebagai gambaran dengan keberadaan Lembaga penyiaran yang berjumlah sekitar 66 buah di NTB dapat berperan dalam membangun daerah.

“Semoga dengan banyaknya lembaga penyiaran ini, bisa membantu pencapaian tujuan, visi misi NTB Gemilang,”kata Ketua KPID NTB, saat di mintai keterangan oleh media ini.

Sementara, Wakil Ketua KPID NTB Andayani,  juga berharap di Rapim kali ini dapat menghasilkan rumusan strategis yang dapat mengimbangi perkembangan media baru yang sangat pesat saat sekarang.

“Kalau tidak di imbangi dengan aturan untuk membatasi konten di youtube, netflix, Televisi streaming bagaimana nantinya generasi bangsa ini yang setiap saat bisa terpapar konten negatif,”cetusnya, dengan penuh kekhawatiran. (M Arif. Radio Arki)

Leave A Reply