ARKIFMNEWS

Dinsos KSB Jamin Kebutuhan Anak Panti di Bali, Peksos Diterjunkan

Sumbawa Barat. Radio Arki – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) memastikan seluruh kebutuhan tiga anak asal Sumbawa Barat yang tengah menjalani pengobatan di Bali, akan dipenuhi menyusul mencuatnya video dugaan penelantaran yang viral di media sosial.

Selain menjamin kebutuhan dasar anak-anak tersebut, Dinsos KSB juga telah menerjunkan tim pekerja sosial (Peksos) untuk melakukan asesmen langsung di lapangan.

Langkah cepat itu diambil setelah video yang memperlihatkan dugaan penelantaran anak panti asuhan asal Sumbawa Barat di Bali menjadi perhatian publik dan memicu beragam tanggapan masyarakat.

Sekretaris Dinas Sosial KSB, Andy Suwandi, mengatakan pihaknya langsung berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kota Denpasar sesaat setelah video tersebut beredar. Koordinasi itu dilakukan untuk memastikan kondisi anak-anak sekaligus menentukan langkah penanganan sesuai prosedur.

“Hasil koordinasi dengan Dinas Sosial Kota Denpasar, mereka langsung turun ke lokasi bersama pekerja sosial. Dari hasil pengecekan diketahui ada tiga anak asal Sumbawa Barat yang saat ini membutuhkan pendampingan,” kata Andy saat diwawancarai, Senin, 27 Juli 2026.

Andy menegaskan, Dinsos KSB akan menanggung seluruh kebutuhan dasar ketiga anak tersebut selama proses penanganan berlangsung. Bantuan yang diberikan mencakup makanan, susu, popok hingga kebutuhan mendasar lainnya.

“Semenjak video itu beredar kami langsung melakukan koordinasi dengan Dinas Sosial Kota Denpasar. Mereka kemudian turun melakukan pengecekan bersama Peksos di sana. Sesuai SOP kami, kami akan menanggung kebutuhan anak-anak di sana dari makanan, susu hingga popoknya,” ujar Andy.

Tak hanya melakukan koordinasi, Dinsos KSB juga telah memberangkatkan tim pekerja sosial pemerhati anak ke Bali untuk melihat secara langsung kondisi ketiga anak tersebut. Tim itu bertugas melakukan asesmen sekaligus memastikan penanganan berjalan sesuai prinsip perlindungan anak.

Dari hasil asesmen di lapangan, Dinsos KSB bersama Dinas Sosial Kota Denpasar telah menyiapkan langkah lanjutan berupa pemindahan anak-anak ke rumah aman atau rumah singgah agar mereka memperoleh pendampingan dan perawatan yang lebih baik.

Namun, rencana tersebut belum dapat direalisasikan karena masih menunggu persetujuan dari pihak pengelola panti asuhan.

“Hasil dari teman-teman yang turun ke lapangan di Bali sana, anak-anak ini akan kami pindahkan ke rumah aman atau rumah singgah. Namun karena belum mendapat izin dari pengelola panti, jadi anak-anak masih tetap berada di kos-kosan,” jelas Andy.

Menurutnya, koordinasi antara Dinas Sosial KSB dan Dinas Sosial Kota Denpasar akan terus dilakukan hingga penanganan kasus tersebut selesai. Pemerintah daerah juga berkomitmen memastikan hak-hak anak tetap terpenuhi selama mereka menjalani pengobatan di Bali.

Video dugaan penelantaran yang beredar luas sebelumnya memicu keprihatinan masyarakat Sumbawa Barat. Menyikapi hal itu, Dinsos KSB menegaskan fokus utama saat ini adalah memastikan keselamatan, kesehatan, dan terpenuhinya kebutuhan dasar ketiga anak tersebut, sembari terus melakukan pendampingan bersama instansi terkait hingga diperoleh solusi terbaik bagi mereka. (Al.RadioArki)

Related posts

Amar Komitmen Tingkatkan Sumberdaya PPID

ArkiFM Friendly Radio

Viral! Video di Sosmed Anak Disiksa Dalam Karung di Sumbawa Barat

ArkiFM Friendly Radio

Manfaatkan Pesta Rakyat, Satlantas Polres KSB Imbau Warga Jaga Prokes

ArkiFM Friendly Radio

Leave a Comment

You cannot copy content of this page