NEWS

LPA KSB Desak Pemda ke Bali, Pengunggah Video Beberkan Bukti…

Keterangan : ketua LPA Sumbawa Barat, Mulyadi Molet saat mendatangi kantor redaksi www.arkifm.com untuk memberikan penegasan tentang kondisi dugaan penelantaran anak di Bali, Sabtu (25/7) siang.

Sumbawa Barat. Radio Arki – Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) mendesak Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat untuk segera turun langsung ke Bali menyusul polemik video viral yang memperlihatkan sejumlah anak panti asal KSB yang diduga ditelantarkan saat menjalani pengobatan lanjutan di Pulau Dewata. LPA menilai pemerintah tidak cukup hanya mendengar penjelasan dari pihak panti, melainkan harus memastikan langsung kondisi anak-anak di lapangan.

Ketua LPA Kabupaten Sumbawa Barat, Mulyadi, mengatakan persoalan tersebut bukan sekadar polemik di media sosial, melainkan menyangkut pemenuhan hak anak yang menjadi tanggung jawab negara sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Perlindungan Anak.

“Ini menjadi preseden bagi Sumbawa Barat. Sangat disayangkan kalau pemerintah daerah tidak turun langsung ke Bali. Perlindungan terhadap anak merupakan kewajiban pemerintah yang diamanatkan dalam undang-undang,” tegas Mulyadi kepada media ini, Sabtu (25/7) siang.

“Barusan saya ini ditelepon. Nanti jam dua mau rapat membahas kondisi anak panti di Bali. Yang jelas kami mendesak pemerintah daerah wajib turun ke Bali,”tukasnya.

Di tengah desakan tersebut, pemilik akun facebook Wanda Mevi Talia, Evitalia Meyrina, kembali mengunggah video lanjutan sebagai penjelasan atas video viral yang sebelumnya menuai perhatian publik. Dalam video tersebut, Evitalia menegaskan bahwa unggahannya tidak dilandasi niat untuk menyerang pihak tertentu, melainkan sebagai bentuk kepedulian terhadap anak-anak agar hak-hak mereka tetap terpenuhi.

“Saya ikhlas bantu. Kos mereka belum dibayar. Saya bantu juga untuk memberikan makan karena mereka sering chat saya bahwa belum makan,” ungkap Evitalia dalam video unggahannya itu.

Keterangan : vidio konfrens www.arkifm.com dengan pemilik akun Wanda Mevi Talia untuk memberikan klarifikasi lanjutan tentang kondisi terakhir anak panti di kosan miliknya. ( Buka : https://tv.arkifm.com/viral-diduga-telantarkan-anak-dinas-sosial-dan-lpa-turun-tangan/)

“setahu saya ibu fat udah hampir sebulan tinggalkan anak-anak, sekitar tanggal 9 (Juli) lalu, mereka ditinggal bersama anaknya ibu fat dan supirnya,”imbuh Evitalia sembari menunjukkan percakapan chatnya dengan pengelolah panti, saat dikonfirmasi media ini.   

Tak hanya itu, Evitalia dalam unggahan terakhirnya tentang hal tersebut juga memperlihatkan rekaman kedatangan aparat Pemerintah Kota Denpasar bersama pemerintah desa setempat yang turun langsung ke lokasi tempat anak-anak tersebut berada. Video itu diunggah sebagai bukti bahwa persoalan tersebut telah mendapat perhatian dari pemerintah setempat, untuk itu sudah selayaknya juga mendapat perhatian dari pemerintah daerah Sumbawa Barat.

Sebelumnya, pengelola Panti Asuhan Baitul Jannah Taliwang yang merupakan panti tempat anak-anak itu selama ini dirawat, Fatwamati membantah adanya dugaan penelantaran terhadap anak-anak tersebut. Saat dikonfirmasi media ini pada Jumat (24/7) kemarin, ia bahkan menegaskan anak-anak tidak pernah ditinggalkan. Menurut Fatwamati, kepulangannya ke Kabupaten Sumbawa Barat semata-mata karena keterbatasan biaya selama mendampingi anak-anak menjalani pengobatan di Bali. Ia mengaku harus mencari donasi agar kebutuhan selama proses pengobatan tetap dapat dipenuhi. (Admin01. Radio Arki)

Related posts

41 Paket Proyek Di Bidang Bina Marga DPU KSB Diperiksa BPK

ArkiFM Friendly Radio

Irfan Suryadiata Resmi Dilantik Jadi Ketua IKADIN Kota Mataram

ArkiFM Friendly Radio

Kedekatan dengan Petani Buat Fud Aher Dapat Kepercayaan Penuh Warga Tribrata Kokarlian

ArkiFM Friendly Radio

Leave a Comment

You cannot copy content of this page