ARKIFM NEWS

Menginginkan Aparatur Berkualitas, Kades Lampok Menseleksi Ketat APDES

Sumbawa Barat. Radio Arki- Belum lama dilantik menjadi kepala desa, dan telah berkomitmen untuk menciptakan system birokrasi desa yang berkualitas, Kepala Desa Lampok, Kartono, kepada www.arkifm.com  mengungkapkan telah melakukan seleksi ketat dalammenentukan  Aparatur Desa yang akan menjadi punggawanya dalam menjalankan roda pemerintahan di desa Lampok.

“kita ingin membangun birokrasi desa yang bersih dan berkualitas. Untuk itu, saya berkesimpulan penting untuk menghormati proses dan membuat input ataupun proses yang lebih berkualitas.” ungkapnya, Rabu 8/2 sore kemarin.

Menurut Pria yang sudah pernah menjadi Kepala Desa di dua Desa yang berbeda tersebut (kepala Desa Mura dan Kades Lampok.red), Aparatur Desa adalah bagian terpenting  untuk  sebuah layanan public berkualitas. Kepala Desa sebagai pimpinan di desa, tentu tidak bisa berbuat banyak dan maksimal tanpa didukung dengan aparatur yang berkualitas dan mumpuni.

“saya bisa lebih optimis untuk mengejar visi dan target saya. Karena proses yang diamanahkan Undang Undang tentang aparatur desa sangat mendukung dan memberikan ruang kepada kepala desa untuk bisa menyusun aparaturnya,” terangnya.

“kita ikuti sesuai Permendagri tentang aparatur desa.” Timpalnya.

Dijelaskan, dalam peraturan menteri Dalam Negeri tentang aparatur desa, Kepala desa diberikan ruang untuk mengangkat aparatur desa. Dan itu dilakukan melalui tahapan seleksi. Dalam tahapan ini, kata Tono, pihaknya sudah melibatkan tim ahli yang tergabung dalam tim seleksi aparatur desa.

Respon public cukup besar,  terang Tono, ada 14 orang yang ikut dalam seleksi tersebut dan telah mengikuti tahapan seleksi secara bersamaan. Beberapa tahapan seleksi yang telah ditentukan tim seleksi adalah seleksi administrasi, dan kedua adalah seleksi wawancara atau interview. Dalam setiap tahapan tersebut, semua peserta harus bisa dinyatakan lulus untuk bisa ikut pada tahapan berikutnya, ataupun tahapan terakhir yaitu interview.

“Verifikasi berkas administrasi dulu, baru seleksi wawancara. Kita gelar dua hari pada tanggal 3 sampai dengan 4 Pebruari 2017 untuk tes wawancara.” Bebernya.

“setelah semuanya tuntas dan hasilnya diberikan tim seleksi. Kita langsung lantik. Karena kita butuh mereka (aparatur desa) bisa bekerja cepat. Pastinya yang harus mereka (Aparatur Desa) ingat, kita punya target dan tujuan yang harus dikejar. Dan yang paling penting atas itu semua adalah memberikan pelayanan maksimal kepada public, dengan ikhlas jujur dan sungguh- sungguh”demikian, tutup Tono. (US-ArkiRadio)

 

 

Related posts

Terlibat Narkoba, Warga Nusa Penida Kena Denda 200 kg Beras

ArkiFM Friendly Radio

HMI Cabang Mataram Kecam Tindakan Perusakan Mushalla Minahasa Sulut

ArkiFM Friendly Radio

‘LALA JINIS’  Mulai Kampanyekan Hidup Sehat

ArkiFM Friendly Radio

Leave a Comment